Upaya Pemerintah Kota Palu Tingkatkan Kesejahteraan dan Pangkas Kemiskinan
Pemerintah Kota Palu secara konsisten mengintensifkan berbagai strategi untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat. Fokus utama dalam upaya ini adalah pada sejumlah indikator pembangunan yang krusial bagi kesejahteraan warga.
Diskusi mendalam mengenai hal ini telah dilakukan antara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palu, Ahmad Rijal Arma, dengan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Wali Kota Palu, yang berlokasi di Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, pada Jumat, 2 Januari 2026.
“Kami berdiskusi mendalam dengan Bapak Wali Kota mengenai isu kemiskinan. Syukurlah, capaian kita menunjukkan tren positif, di mana angka kemiskinan terus mengalami penurunan. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka, angka stunting, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi prioritas yang terus kami genjot peningkatannya,” ungkap Ahmad Rijal Arma kepada awak media setelah sesi diskusi tersebut.
Lebih lanjut, Rijal menjelaskan bahwa seluruh program kerja yang dijalankan oleh pemerintah daerah memiliki tujuan akhir yang sama, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan penekanan khusus pada warga yang masuk dalam kategori miskin.
“Inti dari seluruh program kerja yang kita laksanakan adalah bagaimana masyarakat yang saat ini berada dalam kondisi kurang beruntung atau miskin dapat kita angkat derajat kesejahteraannya. Kami berupaya keras agar mereka yang tadinya berada di desil ekonomi terbawah, yaitu desil 3 dan 4, dapat terdorong untuk keluar dari kategori tersebut dan mencapai kehidupan yang lebih layak,” tegas Rijal.
Wali Kota Palu, menurut Rijal, juga sangat menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci agar program-program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan yang terpenting, tepat sasaran sesuai dengan kerangka kerja yang telah ditetapkan.
Program Komprehensif Pengentasan Kemiskinan
Pemerintah Kota Palu telah merancang dan menjalankan serangkaian program pengentasan kemiskinan yang mencakup berbagai bentuk bantuan sosial dan upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Program-program ini dirancang untuk memberikan dukungan yang holistik bagi keluarga miskin.
Beberapa inisiatif utama yang dijalankan antara lain:
- Bantuan Sosial Terpadu: Program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) terus digalakkan untuk memberikan bantuan tunai bersyarat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga.
- Bantuan Langsung: Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan bantuan yang bersifat langsung guna meringankan beban ekonomi masyarakat miskin, terutama di saat-saat krisis atau kebutuhan mendesak.
- Peningkatan Keterampilan dan Kapasitas: Upaya peningkatan kemampuan dan potensi masyarakat menjadi prioritas. Ini mencakup pelatihan vokasional, kewirausahaan, dan pengembangan bakat agar warga Kota Palu memiliki bekal yang cukup untuk meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri.
Selain fokus pada bantuan ekonomi langsung dan peningkatan keterampilan, perhatian serius juga diberikan pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Hal ini mencakup:
- Sanitasi Layak: Memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
- Aksesibilitas: Meningkatkan kemudahan akses bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, terhadap fasilitas publik dan layanan dasar.
- Air Bersih: Menjamin ketersediaan dan akses terhadap sumber air bersih yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari, kesehatan, dan produktivitas.
- Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak: Secara keseluruhan, program-program ini diarahkan untuk memastikan setiap warga Kota Palu dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak dan bermartabat.
Pemerintah Kota Palu berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan program-program ini agar dapat memberikan dampak yang maksimal dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bebas dari kemiskinan.






