Pengemudi Becak di Malang Diberi Bantuan Becak Listrik
Senyum yang lebar terlihat jelas di wajah Wationo. Pria berusia 59 tahun ini tampak bahagia dan penuh rasa syukur. Ia adalah salah satu dari 200 pengemudi becak yang menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di halaman Balai Kota Malang pada hari Selasa (20/1). Bagi Wationo dan rekan-rekannya, bantuan ini bukan hanya sekadar kendaraan baru, tetapi juga menjadi harapan baru untuk bekerja dengan lebih ringan di usia senja.
Wationo tidak lagi muda. Fisiknya sudah tidak sekuat dulu. Namun dengan bantuan becak listrik ini, ia bisa menghemat tenaga saat membawa penumpang. “Alhamdulillah, puji syukur. Saya bersyukur mendapatkan becak ini untuk menafkahi keluarga saya,” ujarnya dengan penuh rasa terima kasih.
Ia telah bertahun-tahun mengayuh becak untuk menghidupi keluarganya. Kini, ia merasa dihargai dan diperhatikan oleh Presiden Prabowo. “Saya betul-betul terima kasih kepada Bapak Presiden yang memikirkan bagaimana rakyat kecil mendapatkan nafkah untuk keluarga. Mudah-mudahan Bapak Presiden diberikan kesehatan, keamanan, berkah di dunia dan akhirat. Sukses Pak Prabowo!” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Bantuan Membawa Perubahan bagi Pengemudi Becak
Salah satu penerima bantuan lainnya, Kamin, juga merasakan kebahagiaan serupa. Kakek dari dua orang cucu ini sudah mengayuh becak sejak tahun 1990. Namun selama puluhan tahun, ia tidak memiliki becak sendiri. Kamin harus menyetor setiap hari ke pemilik becak. Setelah mendapatkan bantuan becak listrik dari Prabowo, beban hidupnya terasa lebih ringan.
“Saya sudah narik becak sejak 1990. Alhamdulillah, hari ini senang sekali mendapatkan bantuan becak listrik dari Pak Presiden. Terima kasih Pak Presiden,” ujar Kamin dengan penuh rasa syukur.
Bantuan becak listrik dari Prabowo disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus dukungan untuk transportasi ramah lingkungan.
Penyerahan Bantuan Secara Simbolis
Penyerahan bantuan becak listrik di Kota Malang dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Yayasan GSN Letjen (Purn) Teguh Arief Indratmoko, bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di halaman Balai Kota Malang, Selasa (20/1).
Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian dan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kota Malang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Hari ini Kota Malang sangat berbahagia karena para pengemudi becak menerima becak listrik gratis. Bantuan 200 becak listrik ini sangat berarti untuk meringankan beban pengemudi becak sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan,” kata Wahyu.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan becak listrik diprioritaskan untuk mendukung sektor pariwisata, sejalan dengan visi pembangunan Kota Malang sebagai kota wisata ramah lingkungan.
Kerjasama dengan Perusahaan Teknologi
Teguh Arief Indratmoko menjelaskan bahwa bantuan becak listrik merupakan bentuk kepedulian Prabowo terhadap para pengayuh becak. Pihaknya telah bekerjasama dengan PT Pindad dan PT Viar untuk penyediaan tempat perawatan atau servis becak listrik. “Bengkel Viar sudah ada di tiap kota dan kabupaten seluruh Indonesia, sehingga tidak ada becak listrik bantuan Presiden yang mangkrak,” ujar Teguh.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pengemudi becak dapat lebih sejahtera dan berkontribusi dalam perekonomian masyarakat. Bantuan ini juga menjadi langkah penting dalam upaya mengurangi polusi udara serta meningkatkan kualitas hidup para pengemudi becak di berbagai daerah.






