Bupati Muara Enim Tinjau Langsung Korban Kebakaran, Salurkan Bantuan dan Ingatkan Kewaspadaan
MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warganya yang dilanda musibah kebakaran. Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., secara langsung mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada Alam Wijaya, seorang warga Desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku, yang rumahnya habis dilalap api pada hari Selasa, 13 Januari 2026.
Kunjungan Bupati ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap nasib warganya yang tertimpa musibah. Bantuan yang diserahkan merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim. Paket bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan pokok, seperti pakaian, selimut, kasur, sembako (sembilan bahan pokok), serta sejumlah uang tunai.
“Bantuan ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Kami berharap ini juga dapat memberikan dukungan moral agar korban tetap tabah dalam menghadapi ujian ini,” ujar Bupati Edison, didampingi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, pada Sabtu, 17 Januari 2020.
Bupati menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan ini diharapkan dapat meringankan beban korban, meskipun tidak sepenuhnya menggantikan kerugian yang diderita. Bantuan ini bertujuan untuk membantu proses pemulihan awal pasca musibah, memberikan sedikit kelegaan di tengah kesulitan yang dihadapi.
Selain memberikan bantuan, Bupati juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan seluruh masyarakat Muara Enim agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait penggunaan listrik di rumah tangga. Ia menekankan betapa krusialnya memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan terawat.
Pencegahan Kebakaran: Peran Penting Kesadaran Masyarakat
Pemerintah daerah menghimbau masyarakat untuk:
- Melakukan Pengecekan Berkala: Rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, termasuk kabel, stop kontak, dan sakelar. Hal ini penting untuk mendeteksi dini potensi korsleting atau kerusakan.
- Hindari Penggunaan Kabel Rusak: Jangan pernah menggunakan kabel listrik yang terkelupas, retak, atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan lainnya. Kabel yang rusak adalah sumber utama percikan api yang dapat memicu kebakaran.
- Perhatikan Beban Stop Kontak: Hindari membebani satu stop kontak dengan terlalu banyak peralatan elektronik secara bersamaan. Penggunaan terminal atau sambungan yang berlebihan dapat menyebabkan panas berlebih dan korsleting.
- Matikan Peralatan Listrik Saat Tidak Digunakan: Biasakan untuk mematikan dan mencabut peralatan elektronik yang tidak sedang digunakan, terutama sebelum meninggalkan rumah atau saat tidur.
Kesadaran akan pentingnya pencegahan ini, menurut Bupati, akan sangat membantu dalam mengurangi risiko terjadinya musibah kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.
Lebih lanjut, Bupati Edison menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh warga Desa Banuayu dan sekitarnya. Ia memuji kekompakan dan kesigapan masyarakat yang telah menunjukkan solidaritas tinggi dengan sigap membantu korban sejak pertama kali musibah kebakaran terjadi.
“Solidaritas dan kepedulian antarwarga seperti inilah yang menjadi kekuatan besar bagi kita. Ini adalah cerminan dari kebersamaan dan ketahanan sosial yang harus terus kita jaga di lingkungan desa kita,” ungkap Bupati.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Melalui berbagai program dan tindakan nyata, pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan warganya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kewaspadaan demi keselamatan bersama. Dengan saling peduli dan menjaga lingkungan, kita dapat menciptakan Muara Enim yang lebih aman dan sejahtera,” tutup Bupati Edison.






