Dampak El Nino Godzilla pada Kesehatan Anak
El Nino Godzilla tidak hanya berdampak pada cuaca panas dan kekeringan. Fenomena ini juga dapat memengaruhi ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan risiko gizi buruk pada anak. El Nino “Godzilla” adalah istilah populer yang digunakan untuk menggambarkan fenomena super El Nino atau El Nino dengan intensitas sangat kuat.
Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp.A, Subsp.Respi(K), menyampaikan bahwa kemarau panjang dapat menyebabkan gagal panen dan menurunkan ketersediaan pangan. Akibatnya, harga bahan makanan naik dan keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Ketika harga pangan naik, akses makanan bergizi menurun,” ujar Darmawan dalam media briefing virtual.
Anak Kecil Jadi Kelompok Paling Rentan
Darmawan mengingatkan bahwa kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko malnutrisi hingga stunting. Anak-anak usia dini menjadi kelompok paling rentan karena masih berada dalam masa tumbuh kembang penting. Menurutnya, dampak kekurangan gizi tidak hanya terlihat pada berat badan anak. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga bisa memengaruhi perkembangan otak dan kemampuan belajar.
“Terjadi stunting dan mengganggu kemampuan intelektual,” katanya.
Seribu Hari Pertama Kehidupan Sangat Penting
Ia menjelaskan bahwa anak di bawah usia dua tahun menjadi kelompok yang paling perlu dilindungi. Pada periode ini, perkembangan tubuh dan otak berlangsung sangat cepat. Karena itu, kekurangan gizi pada masa tersebut dapat meninggalkan dampak jangka panjang.
“Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode kritis pertumbuhan,” ujarnya.
Darmawan juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem dapat memperparah masalah gizi. Anak yang mengalami diare berulang akibat air tercemar misalnya, lebih mudah kehilangan nutrisi dan cairan tubuh. Situasi ini membuat risiko gizi buruk semakin besar.

Orangtua Diimbau Tetap Prioritaskan Gizi Anak
Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan fokus pada langkah pencegahan. Menurut Darmawan, keluarga perlu lebih bijak mengatur pola makan selama musim panas berkepanjangan. Orangtua dianjurkan tetap mengutamakan makanan bergizi, menjaga kebersihan makanan, dan memastikan anak cukup minum.
Selain itu, ASI tetap penting diberikan pada bayi karena membantu menjaga daya tahan tubuh.
“ASI merupakan makanan bayi terbaik,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah agar dampak El Nino terhadap anak bisa ditekan.





