Kehadiran Bupati dan Anggota DPD RI dalam Pembukaan Musrenbang RKPD 2026
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, dan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, hadir dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Ballroom Grand Sya Hotel, Palu, pada Senin (27/4/2026). Kehadiran keduanya menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Delis Julkarson Hehi menyampaikan bahwa forum ini menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran. Ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Sementara itu, Febriyanthi Hongkiriwang menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan daerah dan pusat agar pembangunan dapat berjalan merata dan efektif.
Kehadiran Delis dan Febriyanthi secara bersamaan tidak hanya mencerminkan komitmen antara pemerintah daerah dan perwakilan daerah di tingkat nasional, tetapi juga menunjukkan kekompakan dalam mengawal arah pembangunan Sulawesi Tengah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Mereka juga merupakan pasangan suami istri, sehingga kehadiran mereka dalam acara tersebut semakin memperkuat komitmen bersama dalam memajukan daerah.
Dalam acara tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menyerahkan secara simbolis Dana Bagi Hasil (DBH) kepada kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah untuk Triwulan I Tahun 2026. Kabupaten Morowali Utara menerima alokasi sebesar Rp6,26 miliar. Penyerahan dana ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Musrenbang RKPD 2026 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan Melalui Mobilitas Investasi, Produktivitas, dan Kualitas SDM”. Tema ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dengan menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan investasi daerah.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, unsur legislatif, serta berbagai pemangku kepentingan. Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyatukan visi pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, dan layanan kesehatan. Ia menekankan bahwa tanpa kesepahaman bersama, pembangunan akan berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang terintegrasi.
Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih proaktif dalam menjangkau kelompok masyarakat miskin yang selama ini belum terwakili secara optimal dalam proses perencanaan pembangunan.
Selain itu, Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi menyatakan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program yang terukur dan berkelanjutan.
Sementara itu, Senator DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang menegaskan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan daerah dan pusat dalam mendorong pembangunan yang merata. Ia menambahkan bahwa kehadirannya dalam acara ini bertujuan untuk memastikan aspirasi daerah dapat terakomodasi dengan baik di tingkat nasional. Sinergi antara daerah dan pusat harus terus diperkuat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan dilanjutkan dengan pembahasan teknis di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah. Forum ini diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang adaptif, terarah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.






