Perbaikan Jalan di Jawa Tengah Tahun 2026
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah akan melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan pada tahun 2026. Proses perbaikan ini mencakup pengaspalan maupun peninggian jalan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur yang ada.
Salah satu ruas jalan yang menjadi prioritas adalah ruas Randublatung-Cepu Kabupaten Blora. Jalur tersebut telah dialokasikan anggaran sebesar Rp5,276 miliar dan sudah memasuki tahapan pelelangan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).
Selain itu, proyek serupa juga dilakukan di beberapa ruas jalan lainnya. Beberapa di antaranya adalah:
- Ruas jalan Wiradesa-Kajen
- Ruas jalan Wanayasa-Kalibening
- Ruas jalan Brigjend Sudiarto
- Ruas jalan Jepara-Keling
- Ruas jalan Kudus-Colo
- Ruas jalan Todanan-Ngawen
- Ruas jalan Demak-Godong
- Ruas jalan Singget/Batas Kabupaten Grobogan-Doplang-Cepu
Berikutnya, ruas Kuwu-Galeh, Galeh-Ngrampal, Sirampog-Bumiayu, Pembangunan Jalur Penyelamat (Kalijambe), Batas Kota Salatiga-Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan.
Proyek Rehabilitasi Jalan
Selain proyek peninggian jalan, terdapat pula proyek rehabilitasi jalan yang dilakukan pada beberapa ruas berikut:
- Ruas Pati-Tayu
- Ruas Pati-Kayen-Sukolilo
- Ruas Jepara-Kudus
- Ruas Patikraja-Kaliori
- Ruas Sidareja-Cukangleusleus
- Ruas Karanganyar-Tawangmangu-Kalisoro
- Ruas Ngadirojo-Biting/perbatasan Jatim
- Ruas Ngadirojo-Giriwoyo
- Ruas Wonogiri-Manyaran-Blimbing
Selanjutnya, ruas Sapuran-Kepil, Bandungsari-Panangapan, dan Bandungsari-Salem.
Pemeliharaan Jalan Provinsi
Dalam rangka pemeliharaan rutin, PUPR Jawa Tengah mengelola jalan provinsi sepanjang 2.414,59 KM di 173 ruas dan 26.445,77 meter jembatan provinsi. Khusus untuk jembatan, Pemprov Jateng melakukan pekerjaan penggantian jembatan Dengkeng, Kabupaten Klaten (Karangwuni-Batas DIY). Di tahun yang sama juga dilakukan rehabilitasi Jembatan Lusi Putat (lingkar utara Purwodadi), Jembatan Jurang Gowang (Kutoarjo-Bruno, Purworejo), Jembatan Kalidawe (Parakan-Patean), dan Jembatan Krompeng (Kajen-Batang).
Tanggapan Gubernur Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta seluruh jajarannya merespons cepat setiap keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, berbagai keluhan yang viral di media sosial harus menjadi bahan evaluasi agar pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Luthfi juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan dalam perbaikan jalan. Ia meminta agar penanganan tidak dilakukan secara asal-asalan. “Jangan asal-asalan. Harus dikerjakan secara profesional,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat harus mendapat prioritas penanganan. “Balai dan dinas harus memperhatikan ini. Begitu ada jalan berlubang dan sudah rusak berat, maka harus menjadi skala prioritas penanganannya,” lanjutnya.
Selain mengoptimalkan anggaran daerah, Luthfi meminta seluruh jajaran mengawal secara serius usulan bantuan pemerintah pusat, melalui kementerian maupun DPR RI, agar percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah dapat segera terealisasi.






