Diskon 30% Tol Hari Ini & Besok di 9 Ruas

Diskon Tarif Tol 30 Persen Sambut Arus Mudik Lebaran 2026 di 9 Ruas Tol

Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengumumkan kebijakan yang disambut baik oleh masyarakat, yaitu pemberian diskon tarif tol sebesar 30 persen. Program ini dirancang khusus untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, serta diharapkan dapat mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata guna menghindari penumpukan di titik-titik tertentu.

Diskon tarif tol ini akan berlaku selama dua hari krusial dalam periode arus mudik. Pemberian potongan tarif sebesar 30 persen ini akan dimulai pada Minggu, 15 Maret 2026, tepat pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini akan berakhir pada Senin, 16 Maret 2026, pukul 24.00 WIB. Periode ini merupakan H-6 hingga H-5 Lebaran 2026, yang diperkirakan menjadi awal pergerakan pemudik dari berbagai wilayah menuju kampung halaman.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa program diskon tarif tol ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. “Diskon tarif tol ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu uang elektronik,” ujar Rivan. Penggunaan uang elektronik menjadi syarat utama agar potongan tarif dapat dinikmati, sekaligus mendorong penggunaan metode pembayaran non-tunai yang lebih efisien.

Rincian Jadwal Pemberlakuan Diskon Tarif Tol:

  • Mulai: Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB
  • Berakhir: Senin, 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
  • Periode: H-6 hingga H-5 Lebaran 2026

Sembilan Ruas Tol Jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Bandung–Cisumdawu Masuk dalam Program Diskon

Program diskon tarif tol ini tidak berlaku secara merata di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga, melainkan difokuskan pada sembilan ruas tol strategis yang merupakan bagian dari jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, serta wilayah Bandung–Cisumdawu. Pemilihan ruas-ruas ini didasarkan pada volume lalu lintas yang tinggi dan peranannya dalam menghubungkan berbagai kota besar serta wilayah tujuan mudik utama.

Berikut adalah daftar lengkap sembilan ruas tol yang akan mendapatkan diskon tarif:

Jaringan Trans Jawa

  • Jalan Tol Jakarta–Cikampek: Salah satu tol tersibuk di Indonesia, menghubungkan Jakarta dengan kawasan industri dan pemukiman di Karawang dan sekitarnya.
  • Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ): Merupakan bagian dari koridor Jakarta–Cikampek yang berfungsi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan tol eksisting.
  • Jalan Tol Palimanan–Kanci: Menghubungkan wilayah Palimanan di Cirebon dengan Kanci, menjadi gerbang menuju Jawa Tengah bagian utara.
  • Jalan Tol Batang–Semarang: Bagian penting dari Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan wilayah Batang dengan ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang.
  • Jalan Tol Semarang Seksi ABC: Meliputi ruas Tol Semarang ABC yang melintasi kota Semarang, mempermudah mobilitas di dalam dan sekitar kota tersebut.

Jaringan Trans Sumatra

  • Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera): Ruas tol vital yang menghubungkan pelabuhan Belawan dengan kota Medan dan kawasan industri di Tanjung Morawa.
  • Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT): Menghubungkan kota Medan dengan Bandara Internasional Kualanamu dan terus ke arah Tebing Tinggi, memfasilitasi mobilitas penumpang pesawat dan arus barang.

Wilayah Bandung–Cisumdawu

  • Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang): Menghubungkan Cikampek dengan wilayah Purwakarta dan Padalarang, pintu gerbang menuju Bandung dari arah Jakarta.
  • Jalan Tol Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi): Melanjutkan dari Padalarang hingga Cileunyi, menghubungkan pengguna jalan dengan pusat kota Bandung dan kawasan selatan.

Arus Kendaraan Meningkat, Jasa Marga Pantau Situasi

Menjelang periode libur Lebaran, Jasa Marga telah mencatat adanya peningkatan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek. Berdasarkan data yang dihimpun perusahaan, pada periode H-10 hingga H-8 Lebaran, yaitu antara tanggal 11 hingga 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 459.570 kendaraan meninggalkan Jabodetabek.

Jumlah kumulatif ini merupakan total pergerakan kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama, yang berfungsi sebagai titik keluar utama dari wilayah metropolitan Jakarta:

  • Gerbang Tol Cikampek Utama: Melayani arus kendaraan yang menuju arah Trans Jawa.
  • Gerbang Tol Kalihurip Utama: Melayani arus kendaraan yang menuju arah Bandung.
  • Gerbang Tol Cikupa: Melayani arus kendaraan yang menuju arah Merak, pelabuhan penyeberangan ke Sumatra.
  • Gerbang Tol Ciawi: Melayani arus kendaraan yang menuju arah Puncak dan kawasan wisata selatan.

Peningkatan ini menunjukkan angka yang signifikan jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Jumlah 459.570 kendaraan tersebut mengalami kenaikan sekitar 4,8 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 438.342 kendaraan pada periode yang sama.

Distribusi Lalu Lintas Kendaraan dari Jabodetabek

Pergerakan kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek terbagi ke dalam tiga arah utama, mencerminkan pola mudik masyarakat yang beragam:

  • Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung): Mendominasi dengan total 201.457 kendaraan, atau sekitar 43,8 persen dari total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek. Arah ini mencakup tujuan mudik ke Jawa Tengah, Jawa Timur, serta wilayah Jawa Barat bagian timur seperti Bandung.
  • Arah Barat (Merak): Dilalui oleh 158.053 kendaraan, atau 34,4 persen. Arah ini sebagian besar digunakan oleh pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Merak.
  • Arah Selatan (Puncak): Dilayani oleh 100.060 kendaraan, atau 21,8 persen. Arah ini merupakan pilihan bagi pemudik yang menuju kawasan wisata Puncak, Bogor, dan daerah sekitarnya.

Khusus pada hari Jumat, 13 Maret 2026 (H-8 Lebaran), jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek tercatat mencapai 173.789 kendaraan. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 7,9 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal pada hari yang sama, yaitu 161.064 kendaraan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas mudik sudah mulai menggeliat intensif menjelang puncak libur.

Imbauan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan

Menghadapi lonjakan arus mudik, Jasa Marga mengimbau seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mempersiapkan diri dengan matang demi kelancaran, keamanan, dan kenyamanan. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan meliputi:

  • Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan telah menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk rem, ban, lampu, dan mesin.
  • Saldo Uang Elektronik: Periksa dan pastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi untuk seluruh perjalanan, serta siapkan kartu cadangan jika diperlukan.
  • Bahan Bakar: Isi penuh tangki bahan bakar kendaraan sebelum memulai perjalanan jauh untuk menghindari kendala di tengah jalan.
  • Istirahat Cukup: Manfaatkan fasilitas rest area yang tersedia untuk beristirahat secara berkala, terutama saat merasa lelah. Mengemudi dalam kondisi prima sangat krusial untuk keselamatan.

Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan Jasa Marga untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung. Informasi terkini dapat diakses melalui:

  • Aplikasi Travoy
  • Siaran langsung dari CCTV lalu lintas real-time
  • Layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133
  • Akun media sosial resmi Jasa Marga

Dengan adanya program diskon tarif tol ini, diharapkan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan.

Pos terkait