Gempa M4,0 Guncang Tasikmalaya dan Sekitarnya



Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik dengan magnitudo 4,0 mengguncang daerah Tasikmalaya dan sekitarnya pada Selasa dini hari, 28 April 2026, pukul 01.45 WIB. Guncangan dirasakan hingga Garut serta Pangandaran.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, sumber gempa berlokasi di laut dengan jarak sekitar 90 kilometer arah barat daya dari pusat Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Episenter gempa bumi itu terletak pada koordinat 8,09 derajat Lintang Selatan dan 107,74 derajat Bujur Timur.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto menjelaskan bahwa sumber gempa berasal dari kedalaman 19 kilometer. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Selasa. Subduksi tersebut adalah proses penunjaman lempeng Indo-Australia ke lempeng Eurasia.

Berdasarkan estimasi peta guncangan BMKG dan laporan masyarakat, gempa tersebut menimbulkan guncangan di Kecamatan Cipatujah dan Kecamatan Cigalontang di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Guncangan juga dirasakan di Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Pakenjeng di Kabupaten Garut, serta Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

Skala intensitas gempa yang dirasakan warga berkisar antara II-III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang hingga dirasakan di dalam rumah seakan ada truk yang berlalu.

Selain itu, getaran gempa juga dilaporkan terasa di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Bandung Barat, dengan skala intensitas II MMI atau hanya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” kata Hartanto. Dari hasil monitoring BMKG hingga pukul 02.28 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Informasi Terkait Gempa

Berikut adalah informasi tambahan mengenai gempa yang terjadi:

  • Magnitudo: 4,0 SR
  • Waktu Kejadian: 01.45 WIB
  • Tanggal: 28 April 2026
  • Lokasi Sumber Gempa: Laut, sekitar 90 km arah barat daya dari pusat Kabupaten Tasikmalaya
  • Koordinat Episenter: 8,09 LS dan 107,74 BT
  • Kedalaman Sumber Gempa: 19 km
  • Jenis Gempa: Dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng
  • Wilayah yang Terdampak:
  • Kabupaten Tasikmalaya (Cipatujah, Cigalontang)
  • Kabupaten Garut (Singajaya, Pakenjeng)
  • Kabupaten Ciamis dan Pangandaran
  • Kabupaten Bandung Barat (Sukasari)

Skala Intensitas Gempa

Gempa yang terjadi memiliki skala intensitas antara II-III MMI. Berikut penjelasannya:

  • II MMI: Hanya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
  • III MMI: Dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang hingga dirasakan di dalam rumah seakan ada truk yang berlalu.

Kondisi Terkini

Hingga pukul 02.28 WIB, tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa. BMKG juga belum menemukan tanda-tanda aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan stabilitas wilayah.

Tips Saat Menghadapi Gempa

Meskipun gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan besar, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga. Beberapa tips yang dapat diterapkan saat menghadapi gempa antara lain:

  • Tetap tenang dan segera cari tempat aman seperti di bawah meja atau di sudut ruangan.
  • Jauhi benda-benda berbahaya seperti kaca, cermin, atau perabot berat.
  • Jangan menggunakan lift selama gempa berlangsung.
  • Setelah gempa reda, periksa lingkungan sekitar untuk memastikan tidak ada bahaya yang mengancam.
  • Ikuti informasi resmi dari BMKG atau instansi terkait untuk update terbaru.

Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana alam seperti gempa bumi.

Pos terkait