Gubernur Jateng Shalat Idul Adha dan Serahkan Sapi Kurban untuk Korban Tanah Gerak Padasari Tegal

Gubernur Jateng Hadiri Salat Idul Adha di Huntara Korban Tanah Bergerak

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir dalam pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Raya Hunian Sementara (Huntara) korban tanah bergerak Desa Padasari, yang terletak di Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Acara tersebut dilaksanakan pada Rabu (27/5/2026). Kehadiran gubernur ini menjadi momen penting bagi warga yang masih tinggal di lokasi tersebut.

Pada kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menyerahkan sapi kurban dari dirinya sendiri dan bantuan sapi dari Presiden Prabowo Subianto yang diperuntukkan bagi warga Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Sapi yang diserahkan oleh gubernur merupakan jenis Sapi Angus dengan usia 5,5 tahun dan berat mencapai 906 kilogram.

Selain itu, hadir pula Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Wasbun Jauhara Khalim, serta sejumlah pejabat lainnya. Mereka turut serta dalam melaksanakan salat Idul Adha bersama masyarakat di Huntara.

Kehadiran Ahmad Luthfi mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Selain menyerahkan sapi kurban, ia juga memberikan buku dan alat tulis kepada anak-anak di Huntara. Hal ini menunjukkan perhatian gubernur terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.

Ahmad Luthfi juga menjadi incaran banyak orang untuk berfoto selfie. Baik bapak-bapak maupun emak-emak ingin mengabadikan momen kehadiran gubernur di lokasi tersebut sebelum meninggalkan tempat.

Keberadaan Pemerintah di Tengah Masyarakat

Menurut Ahmad Luthfi, kehadirannya bersama para pejabat pada momen Idul Adha dan melaksanakan salat bersama adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih tinggal di Huntara. Ia menyampaikan harapan agar masyarakat bisa merasakan kemeriahan Idul Adha dan mendapatkan daging kurban.

“Harapannya masyarakat yang saat ini tinggal di Huntara bisa sama-sama merasakan Idul Adha dan mendapat daging kurban. Ini juga bentuk kepedulian kami pemerintah pusat, provinsi dan daerah hadir di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia juga melakukan pengecekan kondisi Huntara yang saat ini berjumlah 420 unit. Tujuannya untuk memastikan tidak ada keluhan dari masyarakat dan fasilitas yang diberikan telah sesuai.

Terkait kekurangan Huntara, Pemkab Tegal sudah menyediakan lahan dan akan segera menindaklanjuti. Huntara merupakan representasi kehadiran negara dalam menangani pasca bencana alam yang menimpa masyarakat.

Bantuan Sapi Kurban dari Presiden dan Gubernur

Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi diberikan kepada warga Desa Padasari. Dalam acara tersebut, dua ekor sapi disiapkan untuk digunakan sebagai hewan kurban. Selain itu, terdapat juga 12 ekor kambing yang akan digunakan untuk keperluan kurban.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan bahwa bantuan satu ekor sapi dari Presiden diterima kembali pada tahun ini. Selain itu, bantuan satu ekor sapi juga diberikan oleh Gubernur Jateng. Kedua sapi tersebut ditempatkan di Huntara korban tanah bergerak Desa Padasari.

Menurut informasi yang diterima, berat sapi dari Presiden mencapai 1 ton 7 kilogram. Sedangkan sapi dari gubernur memiliki berat yang hampir sama. Hal ini membuat warga dapat ikut merasakan kemeriahan Hari Raya Idul Adha.

Sapi Kurban dari Peternak Lokal

Sapi kurban dari Presiden berasal dari peternak penggemukan lokal asal Pangkah Kabupaten Tegal. Nama sapi tersebut adalah Mick Jagger. Penyebutan nama tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membeli sapi kurban dari peternak lokal daerah masing-masing.

Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk membangkitkan perekonomian masyarakat. Dengan membeli sapi dari peternak lokal, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian wilayah setempat.

Harapan Warga atas Bantuan Kurban

Ketua Huntara, Ruslani, menyampaikan rasa bahagia dan syukur atas kehadiran pemerintah di tengah warga yang terdampak bencana tanah bergerak. Ia sangat berharap agar bantuan kurban dapat terus diberikan setiap tahun.

“Kami berharap semoga tidak tahun ini saja. Ya tahun selanjutnya bantuan kurban bisa di sini lagi karena warga juga sangat senang dan bersyukur,” imbuh Ruslani.


Pos terkait