Polres Sanggau Gelar Tali Asih Peringati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80
Sanggau, Kalimantan Barat – Dalam rangka memperingati momen bersejarah Hari Jadi Intelijen Polri yang ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Sanggau, Polda Kalimantan Barat, telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial yang penuh makna. Acara puncak yang berlangsung pada hari Selasa, 30 Desember 2025, dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan mengusung tema yang relevan dengan peran intelijen di era modern, yaitu “Peran Intelijen dalam Mendukung Program Pemerintah (ASTACITA)”.
Kegiatan ini tidak hanya menandai sebuah peringatan, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, penghormatan, dan kepedulian sosial. Puncak acara dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Intelijen Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Sanggau, Iptu Junaifi, S.H., didampingi oleh Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Intelkam Ipda Wahyudiono, Kepala Urusan Administrasi (Kaurmin), para Kepala Unit (Kanit), serta seluruh personel Sat Intelkam Polres Sanggau.
Aksi Peduli untuk Para Senior Intelijen
Salah satu fokus utama dari rangkaian kegiatan ini adalah pemberian tali asih kepada para purnawirawan dan warakawuri (janda atau duda dari personel Polri yang telah meninggal dunia) dari jajaran Intelijen Polri. Pemberian santunan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi yang mendalam atas jasa serta pengabdian mereka yang tak ternilai bagi institusi.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dengan mendatangi kediaman masing-masing penerima di berbagai wilayah Kabupaten Sanggau. Pendekatan personal ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan menunjukkan bahwa kontribusi para senior Intelijen Polri senantiasa dihargai dan dikenang.
Adapun para purnawirawan dan keluarga besar Intelijen Polri yang menerima tali asih dalam kesempatan ini meliputi:
- Aiptu Purn. Bunazar
- Aiptu Purn. Khairudin
- Aiptu Purn. Kanikir
- Keluarga dari Aiptu Purn. Alm. Daud Pulungan
- Keluarga dari Aiptu Purn. Alm. Burhanudin
Paket bantuan sosial yang diserahkan berupa kebutuhan pokok yang sangat esensial untuk kebutuhan sehari-hari. Rincian bantuan tersebut mencakup:
- Beras kemasan 5 kilogram
- Minyak goreng kemasan 1 kilogram
- Gula pasir kemasan 1 kilogram
- Mi instan
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan keringanan dan dukungan nyata bagi para penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Intelijen sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, kegiatan ini juga merefleksikan peran intelijen sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya dalam kerangka ASTACITA. Penekanan diberikan pada aspek ketahanan sosial dan kepedulian terhadap sesama, yang merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Iptu Junaifi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Intelijen Polri ke-80 ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk melakukan refleksi mendalam mengenai nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan yang terjalin lintas generasi di dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
“Melalui kegiatan tali asih ini, kami ingin menunjukkan bahwa jasa dan pengabdian para senior Intelijen Polri tetap kami hormati dan kenang. Mereka adalah bagian penting dari sejarah dan perjalanan institusi yang tidak terpisahkan,” tegas Iptu Junaifi.
Beliau menambahkan, tugas dan fungsi intelijen tidaklah terbatas pada ranah deteksi, analisis, dan pengamanan semata. Lebih dari itu, personel intelijen memiliki tanggung jawab sosial yang besar dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, memelihara kebersamaan di tengah masyarakat, serta secara aktif mendukung kebijakan pemerintah. Dukungan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, demi kemaslahatan bersama.
Dengan semangat Hari Intelijen Polri ke-80 yang terus membara, Sat Intelkam Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkokoh soliditas internal, dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial. Seluruh upaya ini merupakan wujud nyata pengabdian tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia tercinta.






