Jakarta Diterjang Banjir Akibat Hujan Deras, Sejumlah Wilayah Tergenang
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Sabtu, 17 Januari 2026, telah menyebabkan banjir di sejumlah titik di ibu kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus memperbarui data terkini mengenai wilayah yang terdampak genangan air. Hingga Minggu, 18 Januari 2026, pukul 07.00 WIB, tercatat ada 16 Rukun Tetangga (RT) dan 10 ruas jalan yang tergenang banjir.
Dampak banjir ini juga menyebabkan adanya pengungsian. Di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, sebanyak 12 kepala keluarga (KK) atau 29 jiwa terpaksa mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman. Situasi ini menunjukkan skala dampak yang ditimbulkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi. Sebelumnya, data per pukul 06.00 WIB mencatat ada 5 RT dan 3 jalan yang tergenang, yang kemudian terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Rincian Wilayah yang Tergenang Banjir:
BPBD DKI Jakarta merinci wilayah-wilayah yang terdampak banjir berdasarkan tingkatan kelurahan dan kecamatan.
Jakarta Utara:
Terdapat total 2 RT yang dilaporkan tergenang banjir di wilayah Jakarta Utara.- Kelurahan Ancol: 1 RT dilaporkan tergenang dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Penyebab utama genangan ini adalah tingginya curah hujan.
- Kelurahan Pademangan Barat: 1 RT juga mengalami genangan dengan ketinggian serupa, yaitu 30 cm, yang juga disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
Jakarta Barat:
Wilayah Jakarta Barat menjadi area yang paling banyak terdampak, dengan total 13 RT yang tergenang banjir.- Kelurahan Kedaung Kali Angke: Menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yaitu 8 RT. Ketinggian air di kawasan ini bervariasi antara 45 hingga 60 cm, menunjukkan tingkat keparahan genangan yang lebih tinggi. Curah hujan tinggi menjadi faktor utama terjadinya banjir di sini.
- Kelurahan Tegal Alur: Sebanyak 4 RT di kelurahan ini tergenang banjir dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 40 cm. Seperti wilayah lainnya, penyebab utamanya adalah curah hujan yang ekstrem.
- Kelurahan Jelambar: Terdapat 1 RT yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 25 cm.
Jakarta Timur:
Satu RT di Jakarta Timur dilaporkan tergenang banjir.- Kelurahan Rawa Terate: 1 RT di kelurahan ini terdampak genangan air dengan ketinggian 40 cm, yang juga disebabkan oleh tingginya curah hujan.
Daftar Ruas Jalan yang Tergenang:
Selain RT yang tergenang, BPBD DKI Jakarta juga mencatat 10 ruas jalan yang mengalami genangan air, mengganggu aktivitas lalu lintas di sejumlah kawasan:
- Jl. Perumahan Green Garden, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat: Genangan air dengan ketinggian 15 cm dilaporkan di ruas jalan ini.
- Jl. Pangeran Tubagus Angke, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat: Ketinggian air mencapai 20 cm di kawasan ini.
- Jl. Pangeran Tubagus Angke Raya, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat: Genangan air setinggi 20 cm juga terjadi di ruas jalan ini.
- Jl. Lingkar Luar Barat, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat: Ketinggian air tercatat 20 cm.
- Jl. Karang Bolong Raya, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara: Ruas jalan ini mengalami genangan yang cukup tinggi, mencapai 70 cm, menjadikannya salah satu titik terdampak paling parah.
- Jl. Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara: Ketinggian air di jalan ini adalah 30 cm.
- Jl. Cakung Cilincing Raya, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara: Genangan air setinggi 20 cm dilaporkan di sepanjang ruas jalan ini.
- Jl. Daan Mogot KM 13, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat: Ketinggian air di titik ini adalah 15 cm.
- Jl. Boulevard Barat (Depan Lotte Mart), Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara: Genangan air dengan ketinggian 15 cm terjadi di area ini.
- Jl. Industri VI, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat: Ruas jalan ini mengalami genangan air terendah di antara yang terdata, yaitu 10 cm.
Situasi banjir ini membutuhkan kewaspadaan dari seluruh warga Jakarta. BPBD DKI Jakarta terus berupaya memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Upaya penanganan banjir, termasuk pemompaan air dan evakuasi warga jika diperlukan, terus dilakukan oleh petugas gabungan. Hujan yang diprediksi masih akan berlangsung di beberapa wilayah ibu kota, mengharuskan masyarakat untuk tetap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kondisi ini juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana dan kesiapan infrastruktur kota dalam menghadapi cuaca ekstrem.





