Jaminan mobil hybrid tidak berlaku jika terendam banjir, ini penyebabnya

Proteksi Tahan Air pada Mobil Hybrid

Mobil hybrid memiliki perlindungan tahan air atau water resistant pada komponen elektrikal vital seperti baterai tegangan tinggi, motor listrik, dan inverter. Umumnya, mobil hybrid dirancang dengan standar Ingress Protection (IP67). Meski sudah dilengkapi perlindungan tahan air, hampir semua pabrikan tidak memberikan garansi untuk kerusakan yang disebabkan oleh banjir.

Sujaka, Area Manager Area 3 dan Branch Manager Nasmoco Slamet Riyadi Solo menjelaskan bahwa kerusakan pada mobil hybrid akibat banjir tidak termasuk dalam garansi pabrikan. Hal ini karena banjir dianggap sebagai kejadian eksternal.

“Banjir bisa datang secara tiba-tiba karena faktor alam, bisa juga karena kesalahan manusia, misalnya memaksakan menerobos genangan air yang terlalu dalam, melebihi batas aman,” ucap Jaka.

Dari segi komponen, mobil hybrid sebenarnya sudah dilindungi dengan proteksi tahan air. Namun, banjir tidak dapat diprediksi seberapa ekstrem dan parahnya. Komponen vital seperti baterai, inverter, sensor, dan kabel disegel untuk mencegah korsleting dan masuknya air ke sensor baterai. Namun, hal ini bukan berarti mobil tersebut kedap air total atau waterproof.

“Pada dasarnya semua mobil, bukan cuma hybrid, mobil konvensional juga tidak didesain untuk mampu menerobos banjir,” ucap Jaka.

Garansi Baterai pada Mobil Hybrid

Secara normal, Toyota menggaransi baterai mobil hybrid seperti Innova Zenix Hybrid, Veloz Hybrid, Yaris Cross Hybrid, dan sejenisnya hingga 8 tahun pemakaian, termasuk jika unit tersebut dijual sampai tangan ke dua.

Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) menjelaskan bahwa pabrikan mobil tak mungkin menggaransi kerusakan akibat banjir meskipun mobil hybrid sudah dirancang tahan air.

“Pada umumnya mobil hybrid memiliki komponen tahan terhadap air sekitar IP67 atau IP68, tergantung desain dari masing-masing pabrikan,” ucap Jayan.

Sebagai contoh, standar IP67 berarti ketahanannya terhadap air mencapai kedalaman 1 meter dalam waktu 30 menit, bukan berarti kedap air total.

“Tapi sebenarnya mobil hybrid dibuat oleh pabrikan dengan format bukan untuk direndam air, maka dari itu tak disarankan dipakai untuk menerjang banjir,” ucap Jayan.

Risiko Banjir yang Tak Terkendali

Banjir dianggap sebagai kejadian luar biasa dan tak terkendali, seperti ketinggian air yang tak terprediksi, durasi terendamnya, serta air yang kotor sehingga risiko merusak lebih besar. Ketika banjir datang tanpa dapat dicegah, maka hal yang bisa dilakukan konsumen hanya menekan risiko kerusakan dengan cara benar memberi pertolongan pertama.

“Maka dari itu sebisa mungkin menghindari menerobos banjir, perhatikan batas aman genangan yakni setengah roda, kalau terlanjur kena banjir jangan langsung dihidupkan, dan segera hubungi bengkel resmi,” ucap Jaka.

Pos terkait