Jangan lewatkan hujan meteor 5 Mei 2026 malam, ini waktunya!

Fenomena Langit yang Menarik: Hujan Meteor Eta Aquarid 2026

Hujan meteor Eta Aquarid diperkirakan akan terjadi pada malam Selasa (5/5/2026) hingga dini hari Rabu (6/5/2026). Fenomena langit ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar astronomi. Hujan meteor ini terjadi ketika Bumi melintasi bagian terpadat dari aliran puing-puing yang ditinggalkan oleh Komet Halley.

Puncak hujan meteor ini akan terjadi pada Rabu dini hari, sebelum fajar menyingsing. Saat itu, para pengamat memiliki kesempatan terbaik untuk menyaksikan fenomena langit yang menakjubkan. Meteor-meteor yang muncul berasal dari sisa-sisa Komet Halley, yang merupakan komet legendaris yang sering dikaitkan dengan berbagai fenomena astronomi.

Menurut data dari American Meteor Society, intensitas meteor yang terlihat akan bervariasi tergantung lokasi pengamatan. Warga di belahan Bumi bagian selatan memiliki peluang lebih besar untuk melihat hujan meteor ini, dengan jumlah rata-rata hingga 50 meteor per jam. Sementara itu, mereka yang tinggal di belahan Bumi bagian utara hanya akan melihat sekitar 10-30 meteor per jam.

Meteor-meteor ini akan melesat melalui atmosfer Bumi dengan kecepatan luar biasa, mencapai 64 kilometer per detik (sekitar 40,7 mil per detik). Gesekan antara partikel-partikel kecil komet tersebut dengan atmosfer Bumi menciptakan jalur cahaya api yang indah saat partikel tersebut terbakar habis.

Namun, pengamatan hujan meteor kali ini akan terganggu oleh cahaya bulan. Pada malam puncak hujan meteor, tanggal 5-6 Mei, Bulan berada dalam fase waning gibbous atau bulan cembung yang mengecil, dengan tingkat kecerahan mencapai 84 persen. Bulan dijadwalkan terbit sekitar tengah malam, sehingga cahayanya yang terang berpotensi “menenggelamkan” meteor-meteor yang redup. Hal ini diprediksi membuat laju meteor yang terlihat menjadi di bawah 10 meteor per jam.

Meskipun demikian, pengamat tidak perlu berkecil hati. Hujan meteor Eta Aquarid dikenal sering menghasilkan fireball atau bola api yang sangat terang, yang mampu menembus hamburan cahaya Bulan.

Cara Mengidentifikasi Meteor Eta Aquarid

Untuk mengidentifikasi apakah meteor yang Anda lihat adalah bagian dari Eta Aquarid, perhatikan titik asalnya. Meteor ini akan tampak memancar dari titik radian di dekat bintang terang Zeta Aquarii dan Sadachbia dalam rasi bintang Aquarius. Rasi bintang ini akan mulai terbit di cakrawala timur pada dini hari di awal Mei.

Waktu ideal untuk berburu meteor adalah pada jam-jam sebelum fajar (subuh) tanggal 6 Mei, saat titik radian berada pada posisi tertingginya di langit timur. Dengan mengetahui titik radian, pengamat dapat lebih mudah mengidentifikasi meteor yang termasuk dalam Eta Aquarid.

Tips untuk Mengamati Hujan Meteor

Untuk mendapatkan pandangan terbaik saat melihat hujan meteor, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  • Cari titik radian: Gunakan aplikasi pengamatan bintang di ponsel untuk menemukan rasi Aquarius di sebelah kiri bulan yang memudar.
  • Lihat ke titik zenit: Alihkan pandangan Anda ke petak langit sekitar 40 derajat dari lokasi radian ke arah titik zenit (titik tepat di atas kepala). Di area inilah meteor biasanya terlihat paling mengesankan.
  • Gunakan peralatan yang tepat: Bagi pemula yang ingin mengabadikan momen ini, gunakan kamera yang memiliki lensa lebar dan pengaturan long exposure.
  • Pastikan lokasi gelap: Cari lokasi yang gelap dan jauh dari polusi cahaya kota untuk mendapatkan pengalaman pengamatan yang maksimal.


Pos terkait