Puncak Kreativitas Modifikasi MAXi: Grand Final CustoMAXi Yamaha 2025 Menentukan Juara
Ajang kontes modifikasi akbar CustoMAXi Yamaha tahun 2025 telah resmi mengakhiri rangkaian keseruannya. Acara puncak yang diselenggarakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Senayan Park Mall, Jakarta, mempertemukan 48 finalis terbaik yang telah lolos dari seleksi regional di enam kota besar: Semarang, Makassar, Bandung, Jakarta, Banda Aceh, dan Balikpapan. Para peserta ini kembali bersaing ketat untuk memperebutkan gelar jawara CustoMAXi Yamaha tahun ini.
Diselenggarakan bersamaan dengan perhelatan Yamaha Rev Festival 2025, Grand Final CustoMAXi Yamaha berhasil menjadi magnet perhatian bagi para pengunjung. Acara ini tidak hanya menampilkan karya-karya modifikasi MAXi Yamaha yang anti-mainstream, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang berharga bagi para pecinta otomotif dan modifikasi dari berbagai penjuru nusantara. Para pengunjung berkesempatan untuk melihat langsung inovasi dan kreativitas para modifikator dalam mengubah motor Yamaha MAXi menjadi sebuah mahakarya.
Sebanyak 48 peserta yang melaju ke babak Grand Final menampilkan karya modifikasi terbaik mereka dari berbagai lini produk MAXi Yamaha, meliputi NMAX ‘TURBO’, AEROX ALPHA, XMAX, dan LEXI. Sebagaimana tradisi dalam gelaran CustoMAXi Yamaha sebelumnya, kompetisi ini kembali membuka dua kelas utama yang menantang: Street MAXi dan Super MAXi.
Lebih dari Sekadar Gelar Juara: Penghargaan Bergengsi dan Presentasi Inovatif
Selain memperebutkan gelar “The King of MAXi” tahun ini, Yamaha juga memberikan 24 penghargaan bergengsi lainnya. Kategori penghargaan mencakup, namun tidak terbatas pada, Most Favorite Modification, Best Video Content Creation, dan Most Shocking MAXi. Penghargaan-penghargaan ini mengakui berbagai aspek keunggulan dalam sebuah karya modifikasi, mulai dari daya tarik visual hingga konten digital yang menginspirasi.
Gelaran Grand Final CustoMAXi Yamaha 2025 terasa semakin menantang dengan adanya sesi presentasi langsung di hadapan dewan juri. Seluruh finalis diminta untuk memaparkan detail modifikasi yang mereka lakukan, mulai dari teknik airbrush yang rumit, integrasi teknologi motorized, fitur voice command yang futuristik, penggunaan sparepart CNC berkualitas tinggi, hingga berbagai inovasi modifikasi lainnya. Sesi ini menjadi momen krusial bagi para juri untuk menilai tidak hanya estetika, tetapi juga kedalaman teknis dan ide kreatif di balik setiap modifikasi.
Kisah Inspiratif dari Arena Modifikasi
Salah satu peserta yang turut meramaikan Grand Final adalah Syamsudin Noor dari Balikpapan. Ia mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi mewakili regional Kalimantan. “Alhamdulillah, sebelumnya saya berhasil meraih Juara I untuk Kelas Street XMAX di ajang CustoMAXi di Balikpapan. Berkat kemenangan tersebut, saya dipercaya untuk mewakili Kalimantan dalam Grand Final CustoMAXi Yamaha 2025 di Jakarta ini,” ujarnya penuh semangat.
Meskipun gagal meraih kemenangan di Grand Final, Udin Virgo, sapaan akrabnya, menganggap ajang ini sangat berarti. Pengalaman ini menambah wawasannya dan memperluas jejaringnya, yang kelak akan membantunya untuk terus berbenah diri dalam memodifikasi motor Yamaha kesayangannya agar tampil lebih keren dan berpotensi menang di tingkat nasional.
“Untuk ke depannya agar bisa meraih kemenangan, saya berencana mengganti unit motor Yamaha saya menjadi XMAX New. Ini penting agar bisa menjadi catatan bagus bagi para juri. Untuk masalah variasi dan desain, saya yakin masih bisa bersaing,” tambahnya optimis.
Lelaki berusia 46 tahun ini juga menyampaikan apresiasinya kepada STSJ Yamaha atas kesempatan berharga yang diberikan untuk mengikuti ajang nasional sekelas Grand Final CustoMAXi Yamaha 2025. “Terima kasih atas kesempatannya, ini benar-benar merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” pungkasnya.

Daftar Lengkap Pemenang Grand Final CustoMAXi Yamaha 2025
Berikut adalah daftar lengkap para pemenang Grand Final CustoMAXi Yamaha 2025 dari setiap kelas kompetisi dan kategori:
Kelas Kompetisi Street MAXi
-
XMAX
- Juara 1: Ingreath Sitepu (Banda Aceh)
- Juara 2: Equista Henry Kurniawan (Semarang)
- Juara 3: Rizky Bayu Pradana (Bandung)
-
NMAX
- Juara 1: Djulkipli Yanto (Jakarta)
- Juara 2: Much Rifai (Makassar)
- Juara 3: Reza Jayusman (Balikpapan)
-
AEROX
- Juara 1: Giovani Felly (Jakarta)
- Juara 2: Hanifan Adi Wiguna (Semarang)
- Juara 3: Saddam Hasanuddin (Makassar)
-
LEXI
- Juara 1: Rusly Liemitra (Bandung)
- Juara 2: Andika Prawira (Banda Aceh)
- Juara 3: Kevin Chandra (Jakarta)
Kelas Kompetisi Super MAXi
-
XMAX
- Juara 1: Juwantono/Ingreath Sitepu (Banda Aceh)
- Juara 2: Usman H.M (Makassar)
- Juara 3: Djulkipli Yanto (Jakarta)
-
NMAX
- Juara 1: Kadir (Makassar)
- Juara 2: Yoga Rizky Satrya (Jakarta)
- Juara 3: Rusly Liemitra (Bandung)
-
AEROX
- Juara 1: Achmad Untung (Jakarta)
- Juara 2: Alfan Deka Primatama (Semarang)
- Juara 3: Andri Haryanto (Bandung)
-
LEXI
- Juara 1: Achmad Untung (Semarang)
- Juara 2: M Yasser (Banda Aceh)
- Juara 3: Wijanarko Effendi (Bandung)




