Kapolda Sulbar: Ormas Penggerak Stabilitas dan Kemajuan Daerah

Kolaborasi Ormas dan Polri: Mendorong Kemajuan dan Stabilitas di Sulawesi Barat

Kapolda Sulawesi Barat, Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta, secara tegas mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayahnya untuk merajut kolaborasi yang erat. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah serta memperkuat stabilitas sosial yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kapolda dalam sebuah pertemuan yang berharga dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar yang diselenggarakan di Mamuju pada hari Sabtu lalu.

Kapolda Adi Deriyan dalam sambutannya memberikan penekanan kuat pada potensi luar biasa yang dimiliki oleh Sulawesi Barat. Ia menggarisbawahi bahwa provinsi ini dianugerahi kekayaan yang melimpah, mulai dari keindahan budaya yang khas, sumber daya alam yang berlimpah ruah, hingga karakter masyarakatnya yang dikenal sangat ramah dan terbuka. Seluruh potensi ini, menurut pandangan Kapolda, memerlukan pengelolaan yang cermat dan sinergis dari berbagai elemen. Dengan pengelolaan yang tepat dan upaya pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama, Sulawesi Barat memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi wilayah yang maju secara pesat dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakatnya.

“Sulbar memiliki potensi yang sangat besar. Jika kita kelola dengan baik dan kita bangun bersama, daerah ini sesungguhnya bisa menjadi wilayah yang maju dan sejahtera,” ujar Kapolda Adi Deriyan, menekankan optimisme terhadap masa depan daerah.

Pertemuan strategis ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran seremonial semata. Sebaliknya, Kapolda berharap agar momen ini menjadi titik awal dari sebuah jalinan kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan antara institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Muhammadiyah. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan Provinsi Sulawesi Barat.

“Semoga pertemuan ini menjadi awal kerja sama dan silaturahmi yang terus berlanjut demi kemajuan Sulbar,” tambah Kapolda Adi Deriyan, menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan yang kokoh.

Menanggapi ajakan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulbar, KH Wahyun Mawardi, menyambut baik dan menyatakan bahwa hubungan antara Polri dan Muhammadiyah selama ini memang telah terjalin dengan sangat baik dan erat. KH Wahyun Mawardi secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Polri. Ia mengakui peran vital Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Sulawesi Barat, terutama selama periode bulan Ramadhan. Berkat upaya keras kepolisian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.

“Kami merasakan langsung bagaimana masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan aman, termasuk saat pelaksanaan salat tarawih. Itu tentu berkat kerja keras kepolisian,” ujar KH Wahyun Mawardi, memberikan kesaksian atas kinerja Polri.

Lebih lanjut, Muhammadiyah menyampaikan harapan agar kepolisian senantiasa berada di garis terdepan dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di daerah. Selain itu, Muhammadiyah juga berharap agar Polri dapat terus bersinergi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Kualitas sumber daya manusia dianggap sebagai kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Kerja sama antara ormas seperti Muhammadiyah dan institusi penegak hukum seperti Polri sangat krusial. Beberapa area di mana kolaborasi ini dapat dioptimalkan antara lain:

  • Peningkatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat:

    • Program patroli bersama di area-area rawan.
    • Kampanye kesadaran hukum dan tertib berlalu lintas.
    • Penanganan isu-isu sosial yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
  • Pengembangan Sumber Daya Manusia:

    • Program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pemuda.
    • Penyelenggaraan seminar dan lokakarya tentang kepemimpinan dan kewirausahaan.
    • Dukungan terhadap program pendidikan dan beasiswa.
  • Pemberdayaan Ekonomi Lokal:

    • Kolaborasi dalam program pengembangan UMKM.
    • Sosialisasi program bantuan ekonomi dari pemerintah.
    • Membangun jaringan pasar bagi produk-produk lokal.
  • Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama:

    • Penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang inklusif dan toleran.
    • Kampanye anti-radikalisme dan intoleransi.
    • Membangun dialog antarumat beragama untuk memperkuat kerukunan.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara kepolisian dan ormas, Sulawesi Barat diharapkan dapat terus melangkah maju, menjadi wilayah yang aman, damai, sejahtera, dan berdaya saing.

Pos terkait