JAKARTA — Pembuatan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum kembali diadakan dalam acara Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (28/12/2025). KLG adalah kartu yang diberikan kepada 15 golongan masyarakat khusus di Jakarta untuk mendapatkan akses gratis ke transportasi seperti Transjakarta, MRT, dan LRT.
Pendaftaran KLG dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB di sisi selatan Bundaran HI atau di depan Hotel Mandarin Oriental Jakarta. Di lokasi, area tenda-tenda dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dipadati oleh warga yang mengantre untuk membuat kartu tersebut.
Pada pukul 08.30 WIB, terlihat para warga, terutama lansia, menunggu giliran untuk dipanggil dalam proses administrasi pendaftaran. Beberapa dari mereka membawa map berisi dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, dan pas foto. Sebagian lainnya duduk di bawah pepohonan untuk menghindari panas matahari.
Petugas dan satpam di sekitar lokasi turut membantu warga yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran dan pemotretan sebagai syarat pembuatan kartu. Di dalam tenda, petugas memanggil nama-nama warga secara bergantian untuk melanjutkan proses pendaftaran. Mereka diminta mengantre untuk menyerahkan berkas, lalu kembali mengantre untuk menunggu fotonya diambil.
Berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran antara lain KTP asli DKI Jakarta, fotokopi KTP, pas foto, serta surat keterangan yang menunjukkan bahwa warga termasuk dalam 15 golongan yang ditentukan. Setelah itu, warga kembali mengantre untuk menunggu namanya dipanggil saat proses pembuatan kartu selesai.
Fauzi, salah satu petugas dari Dishub DKI Jakarta di lokasi, menjelaskan bahwa layanan di CFD Bundaran HI hanya diprioritaskan untuk pembuatan kartu baru bagi lansia dan disabilitas.
“Untuk HBKB saat ini tersedia untuk pembuatan kartu baru, bisa buat baru dan langsung jadi untuk disabilitas dan lansia saja,” ujar Fauzi saat ditemui di lokasi.
Menurut Fauzi, para warga hanya perlu membawa KTP sebagai syarat pembuatan kartu.
“Berkasnya hanya KTP saja. Tadi ada yang bawa map, ternyata dia mau urus kartu hilang atau mengira butuh banyak berkas. Padahal untuk di sini cukup verifikasi KTP, nanti foto wajahnya langsung di tempat dibantu tim verifikasi,” jelas dia.
Berdasarkan pengakuan beberapa warga, antrean pembuatan KLG memakan waktu sekitar satu hingga dua jam. Mirna (62), seorang warga Grogol, Jakarta Barat, mengaku datang ke CFD Jakarta untuk membuat KLG. Ia tiba sejak pukul 07.30 WIB dan langsung menuju ke tenda Dishub untuk masuk antrean.
Saat ditemui, Mirna masih berada di dalam tenda antrean, menunggu namanya dipanggil untuk menerima kartu tersebut.
“Ini sudah didaftarin tadi, sudah difoto, tinggal nunggu saja. Lumayan (lama) tapi enggak apa-apa sih, namanya gratisan,” kata Mirna.
Mirna mengaku sempat kesulitan mendaftar karena tidak memahami proses administrasi melalui website. Namun, ia akhirnya berhasil mendaftar dengan bantuan petugas di lokasi.
“Tadi pakai handphone petugasnya, saya bilang enggak ngerti, saya mau tinggal terima aja ya tolong dibantu, gitu,” ucap Mirna.
Mirna merasa bahwa layanan KLG adalah kebijakan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat, karena dapat memudahkan mobilitas lansia di Jakarta.
“Ya kalau saya sih Alhamdulillah, insyaallah bermanfaat lah, biar enggak repot kalau mau ke mana-mana, tinggal gratis kan,” ujar Mirna.





