KH Amal Fathullah Zarkasyi Disemayamkan Semalam di Rumah Keprabon Gontor

Kepergian KH Amal Fathullah Zarkasyi: Rangkaian Perpisahan dan Penghormatan Terakhir

Duka menyelimuti Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan seluruh civitas akademiknya atas berpulangnya salah satu pimpinannya, Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 12.14 WIB di RSUD Dr. Moewardi, Solo. Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh Sekretariat Pimpinan PMDG, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar pesantren, santri, alumni, serta umat yang mengenalnya.

Jenazah almarhum KH Amal Fathullah Zarkasyi kemudian dibawa dari rumah duka yang berlokasi di Kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kedatangan jenazah di rumah duka pada Sabtu malam, sekitar pukul 19.00 WIB, disambut dengan penuh haru oleh keluarga, santri, dan masyarakat yang telah berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir. Mobil jenazah dari Rumah Sakit Yasyfin Darussalam Gontor mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Suasana haru seketika terasa begitu jenazah tiba. Tangis dan pelukan menguatkan satu sama lain di antara keluarga yang hadir, menunjukkan betapa besar kehilangan yang dirasakan atas wafatnya sosok yang dihormati ini.

Perhentian Malam di Rumah Keprabon

Setelah disemayamkan semalam di rumah duka, jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi kemudian dibawa menuju Rumah Keprabon, yang juga berfungsi sebagai Kantor Pimpinan Pondok Gontor, di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Prosesi ini berlangsung pada Sabtu malam, sekitar pukul 21.30 WIB, dengan iring-iringan mobil ambulans dari Rumah Sakit Yasyfin Darussalam Gontor.

Di Rumah Keprabon, jenazah disemayamkan selama satu malam. Keputusan ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi para kerabat, santri, dan alumni untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan almarhum. Rektor Universitas Darussalam Gontor (Unida), Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengonfirmasi bahwa jenazah akan disalatkan di Masjid Jami PMDG pada Minggu pagi, sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman keluarga.

“Ini disemayamkan semalam. Pagi ini disalatkan di Masjid Jami Pondok (Pondok Modern Darussalam Gontor),” ungkap Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, Minggu (4/1/2026) pagi.

Jejak Kepemimpinan dalam Sejarah Gontor

Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi merupakan sosok sentral dalam kepemimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau adalah bagian dari “Trimurti” Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, yakni tiga pimpinan tertinggi yang melanjutkan estafet kepemimpinan pesantren setelah wafatnya para pendiri.

Sejarah kepemimpinan Gontor dapat dibagi dalam beberapa periode penting:

  • Periode Pertama: Dipimpin oleh Trimurti pendiri, yaitu KH. Ahmad Sahal, KH. Zainuddin Fananie, dan KH. Imam Zarkasyi. Periode ini meletakkan fondasi kuat bagi pesantren yang kini mendunia.
  • Periode Kedua: Kepemimpinan dilanjutkan oleh KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, KH. Hasan Abdullah Sahal, dan KH. Shoiman Lukmanul Hakim.
  • Periode Ketiga: Dipimpin oleh KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, KH. Hasan Abdullah Sahal, dan KH. Imam Badri.
  • Periode Keempat: Kepemimpinan dipegang oleh KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, KH. Hasan A. Sahal, dan KH. Syamsul Hadi Abdan.
  • Periode Kelima: Hingga kini, kepemimpinan estafet diemban oleh KH. Hasan Abdullah Sahal, Prof. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, dan KH. Akrim Mariyat.

Kepergian Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi menandai berakhirnya sebuah babak penting dalam sejarah panjang Pondok Modern Darussalam Gontor. Kontribusinya dalam memajukan pendidikan Islam dan mencetak generasi penerus bangsa akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi. Prosesi pemakaman yang akan dilaksanakan di pemakaman keluarga menjadi penutup dari rangkaian penghormatan terakhir bagi beliau.

Pos terkait