Pekanbaru (.CO) – Lima agenda wisata unggulan Provinsi Riau telah resmi terpilih masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah program nasional yang digagas oleh Kementerian Pariwisata RI. KEN 2026 bertujuan menjadi etalase perayaan budaya dan kearifan lokal terbaik Indonesia. Ajang ini menjadi panggung nasional bagi event-event daerah yang telah melalui proses kurasi ketat, sekaligus menjadi simbol kemajuan pariwisata berbasis budaya di Tanah Air.
Roni Rakhmat, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, menjelaskan bahwa penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026. Lima agenda wisata Riau yang terpilih dalam KEN 2026 adalah Festival Perang Air, Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Kenduri Riau, dan Festival Subayang.
Menurut Roni, pada tahun ini sebanyak 125 peristiwa budaya dari 38 provinsi di Indonesia lolos seleksi dengan mengedepankan kualitas serta prinsip keberlanjutan. Melalui KEN 2026, setiap event diharapkan mampu mengukuhkan identitas lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi. Dalam konteks ini, Riau dinilai berhasil menghadirkan harmoni antara tradisi leluhur dan kreativitas masa kini.
Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan pariwisata Riau kini semakin diperhitungkan di tingkat nasional. Keberhasilan ini, lanjut Roni, merupakan bukti bahwa kolaborasi yang memanfaatkan potensi lokal mampu menciptakan daya tarik yang kuat bagi wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Roni berharap berbagai agenda wisata tersebut tidak hanya menjadi tontonan sesaat, melainkan menjadi narasi panjang tentang ketangguhan pariwisata Riau serta keterbukaan daerah dalam menyambut dunia. Pengakuan dari Kementerian Pariwisata ini juga diyakini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Riau.
Untuk rangkaian pelaksanaan KEN 2026 di Riau, agenda akan dibuka dengan Festival Perang Air di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 22 Februari 2026. Selanjutnya, Festival Bakar Tongkang akan digelar di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Pekanbaru juga akan menjadi tuan rumah Kenduri Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 9 Agustus 2026, sebagai pesta rakyat yang menampilkan kekayaan seni, budaya, fesyen etnik, serta kuliner tradisional khas Melayu.
- Berikut jadwal lengkap pelaksanaan KEN 2026 di Provinsi Riau:
- Festival Perang Air – Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti
- Waktu: 16 hingga 22 Februari 2026
- Festival Bakar Tongkang – Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir
- Waktu: 29 Juni hingga 1 Juli 2026
- Kenduri Riau – Pekanbaru
- Waktu: 6 hingga 9 Agustus 2026
Selain itu, ada beberapa agenda lain yang akan digelar di berbagai kabupaten dan kota di Riau, seperti Pacu Jalur dan Festival Subayang. Kedua acara ini memiliki makna penting dalam melestarikan budaya lokal dan memberikan pengalaman unik bagi para peserta dan pengunjung.
Dengan partisipasi dalam KEN 2026, Riau tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk menjaga keberlanjutan pariwisata. Hal ini membuka peluang besar bagi pengembangan destinasi wisata yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Agenda-agenda ini juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional. Dengan adanya event-event budaya yang menarik, Riau bisa menjadi salah satu destinasi utama dalam sektor pariwisata nasional. Selain itu, hal ini juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal melalui aktivitas pariwisata dan kerajinan tradisional.