Megawati & Mahfud: Doa Kesehatan untuk Kawal Indonesia Makmur

Momen Idulfitri: Mahfud MD Bagikan Doa dan Harapan untuk Megawati dan Indonesia

Momen perayaan Idulfitri tahun ini turut diwarnai dengan ungkapan kebaikan dan harapan dari tokoh-tokoh bangsa. Salah satunya adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, yang membagikan sebuah video ucapan Idulfitri dari Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Unggahan ini dilakukan melalui akun media sosial pribadinya pada Sabtu, 21 Maret 2026, dan menjadi sorotan publik.

Mahfud MD tidak hanya sekadar membagikan video tersebut, namun juga menyertakan doa tulus untuk kesehatan Megawati dalam keterangan unggahannya. Ia secara spesifik berharap agar Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut senantiasa diberikan kesehatan untuk terus membimbing dan mengawal jalannya pembangunan Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.

Harapan Mahfud MD ini terbungkus dalam ungkapan yang kaya makna. Ia mendoakan agar Indonesia dapat mencapai kondisi “gemah ripah loh jinawi”. Istilah yang berasal dari bahasa Jawa ini menggambarkan sebuah negara yang sangat makmur, subur, kaya raya, dan sejahtera dalam segala aspek kehidupan. Lebih lanjut, Mahfud MD juga menyertakan harapan agar Indonesia mampu meraih predikat “baldatun thayyibatun wa rabbun ghofuur”. Ungkapan yang diambil dari kitab suci Al-Qur’an ini memiliki arti sebuah negeri yang baik, subur, makmur, serta senantiasa mendapatkan ampunan dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga Ibu Megawati sehat wal afiat untuk terus mengawal Indonesia menuju fithrahnya agar menjadi negara ‘gemah ripah loh jinawi’ dan baldatun thayyibatun wa rabbun ghofuur,” tulis Mahfud MD, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi.

Pesan Idulfitri dari Megawati Soekarnoputri: Persaudaraan, Maaf, dan Gotong Royong

Dalam video yang diunggah oleh Mahfud MD, Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah kepada seluruh rakyat Indonesia. Pesan yang disampaikannya menekankan nilai-nilai fundamental yang perlu dijaga dan diperkuat, terutama di momen yang penuh makna ini.

Megawati menegaskan bahwa Idulfitri merupakan sebuah momentum yang sangat penting untuk memupuk dan mewujudkan persaudaraan nasional. Hal ini dapat dicapai melalui sikap hidup yang saling memaafkan satu sama lain. Ia mengingatkan bahwa setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, yang telah menggembleng jiwa dan raga, tibalah saatnya untuk kembali ke fitrah kemanusiaan.

Lebih lanjut, Megawati menjelaskan bahwa ibadah puasa memiliki makna yang mendalam. Puasa tidak hanya berfungsi untuk mengasah kemanusiaan, tetapi juga mempertajam suara hati nurani. Lebih dari itu, puasa membangun tekad yang kuat untuk terus berjuang demi tegaknya kebenaran, kesetaraan, dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Dengan puasa kita mengedepankan sikap amar ma’ruf nahi mungkar,” ujar Megawati, merujuk pada ajaran untuk senantiasa mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Menyambung pesan tersebut, Megawati menyatakan bahwa momen Lebaran ini adalah saat yang berbahagia untuk melakukan silaturahmi dan saling berhalal bihalal. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan hati, pikiran, dan tindakan mereka benar-benar kembali ke fitrah sebagai hamba Allah SWT.

Seruan untuk Kejayaan Indonesia

Di akhir pesannya, Megawati Soekarnoputri menyerukan agar seluruh elemen bangsa dapat merangkul kembali nilai-nilai luhur. Ia secara khusus mengajak masyarakat untuk:

  • Saling memaafkan: Mengikis rasa dendam dan kesalahan, membuka lembaran baru dalam hubungan antar sesama.
  • Memperkuat gotong royong: Semangat kebersamaan dan saling bantu-membantu dalam membangun bangsa, sesuai dengan tradisi luhur bangsa Indonesia.

Semua upaya ini, menurut Megawati, ditujukan demi kejayaan Indonesia Raya yang tercinta. Pesan ini menjadi pengingat akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan zaman, serta menggapai cita-cita bersama sebagai bangsa yang besar dan beradab.

Pos terkait