Pasutri di Bogor Nyaris Jadi Korban Pencurian Usai Tukar Uang di Bank



JAKARTA — Pasangan suami istri hampir menjadi korban perampokan setelah menukarkan uang dari bank di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada hari Kamis (27/11/2025). Kejadian ini terjadi ketika korban, yaitu Lista, dan suaminya sedang mengemudi mobil setelah melakukan transaksi keuangan.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Lista melalui panggilan telepon, kejadian bermula setelah mereka keluar dari bank. Ia menjelaskan bahwa saat itu, mereka sedang membawa tas berisi uang tunai sebesar Rp 15 jutaan yang akan ditukar menjadi receh. Namun, karena jumlah receh yang banyak, ia memutuskan untuk menyimpannya di dalam mobil.

“Setelah menyetorkan uang tunai, saya dan suami memutuskan untuk menukar sisa uang tersebut menjadi receh. Tapi, karena recehnya berupa lima ribuan, jumlahnya terlihat cukup banyak. Akhirnya, kami masukkan tas tersebut ke dalam mobil,” kata Lista.

Dari pengamatan dashcam mobil, terlihat bahwa tiga pelaku mengikuti mobil mereka dengan motor. Pelaku tidak pernah mencoba menyalip meskipun mobil yang dikendarai oleh Lista dan suaminya berjalan pelan. Hal ini membuat mereka mulai merasa curiga.

“Kami melihat dari spion bahwa ada motor yang terus mengikuti. Awalnya, kami pikir mungkin motor itu sedang mogok. Tapi semakin lama, semakin mencurigakan. Mereka terus menyergap dan mendekati mobil kami,” tambahnya.

Saat sampai di perempatan, para pelaku memberanikan diri untuk menusuk ban belakang mobil. Namun, Lista memilih untuk tetap berada di dalam mobil dan melanjutkan perjalanan menuju rumah.

“Mobil jadi melambat karena ban sudah kempes. Pelaku langsung melipir ke kiri dan menyeruduk ban. Kami mulai merasa khawatir karena situasi di perempatan pasar sangat ramai,” jelas Lista.

Suami Lista terus memacu kendaraan meski ban mobil sudah mulai kehilangan tekanan udara. Menurutnya, mereka sudah dekat dengan rumah, sehingga tidak perlu berhenti.

“Tidak, kami tidak berhenti. Karena kami tahu pasti, ‘Oh, kita sudah kena.’ Meskipun ban sudah kempes, kami terus melaju ke arah rumah,” ujar dia.

Hingga saat ini, Lista belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib karena tidak ada barang yang hilang. Namun, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi keuangan di tempat umum.

Pos terkait