Kerusakan Jembatan Gantung di Desa Indobanua Mengganggu Kehidupan Warga
Jembatan gantung yang berada di Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mengalami kerusakan parah akibat banjir luapan sungai. Jembatan sepanjang 46 meter ini menjadi akses utama bagi warga untuk menuju ke desa maupun kota. Namun, setelah diterjang banjir yang disebabkan oleh hujan deras selama sepekan terakhir, kondisinya kini sangat memprihatinkan.
Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan sekitar 100 jiwa warga kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Menurut informasi yang didapatkan, lantai jembatan sepanjang sekitar 15 meter terlepas dari struktur utamanya. Selain itu, tiang penopang yang terbuat dari beton juga mengalami kemiringan dan berpotensi roboh. Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat setempat.
Dalam video pendek yang beredar, tampak jembatan gantung sedang bergoyang akibat arus air yang deras. Batang kayu besar terlihat hanyut terbawa banjir dan menabrak struktur jembatan. Akibatnya, beberapa plat lantai jembatan terlepas, sehingga membuat jembatan nyaris roboh.
Kepala Desa Indobanua, Dullam, mengungkapkan bahwa banjir yang merusak jembatan terjadi pada Senin (1/6/2026). Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama satu pekan terakhir. Ia menyebutkan bahwa tidak hanya lantai jembatan yang rusak, tetapi juga konstruksi utama jembatan terancam.
“Ada sekitar 15 meter lantainya yang terlepas, tiangnya juga miring terancam roboh,” ujarnya.
Menurut Dullam, jembatan yang rusak ini menghubungkan Dusun Palado dan Dusun Indobanua. Jembatan ini merupakan jalur penting bagi warga Dusun Palado untuk mencapai desa atau kota. Meskipun jembatan ini baru saja diperbaiki setelah mengalami kerusakan akibat banjir sekitar dua pekan lalu, kini kembali mengalami kerusakan serius.
Ia berharap pemerintah melalui dinas terkait segera turun tangan untuk membenahi jembatan tersebut. Terlebih, keberadaan jembatan ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat setempat.
Penyebab Kerusakan Jembatan
- Banjir Luapan Sungai: Kerusakan jembatan terjadi akibat banjir yang disebabkan oleh hujan deras yang terjadi selama sepekan terakhir.
- Arus Air yang Deras: Arus air yang kuat menyebabkan batang kayu besar hanyut dan menabrak jembatan, sehingga menyebabkan kerusakan pada lantai jembatan.
- Struktur yang Rentan: Tiang penopang jembatan mengalami kemiringan dan berpotensi roboh, yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Tindakan yang Diambil
- Perbaikan Sementara: Jembatan pernah diperbaiki menggunakan material kayu setelah mengalami kerusakan sebelumnya.
- Permintaan kepada Pemerintah: Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen untuk menghindari risiko lebih lanjut.
Pentingnya Jembatan bagi Masyarakat
Jembatan gantung ini bukan hanya sebagai penghubung antar dusun, tetapi juga menjadi jalur vital bagi warga Dusun Palado untuk mencapai desa maupun kota. Tanpa jembatan ini, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat akan terganggu.




