Kemeriahan Launching Mini Album Rebosan Mempawah
Acara peluncuran mini album Rebosan Mempawah berlangsung dengan penuh antusiasme dan meriah di area Gerbang Keraton Amantubillah Mempawah, Kelurahan Pulau Pedalaman, pada malam hari tanggal 19 April 2026. Ratusan masyarakat hadir dalam acara tersebut yang menampilkan karya-karya ciptaan Gatot Plastick.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, anggota TNI dan Polri, serta Lurah Pulau Pedalaman Sigit Tri Wahyu Utomo. Keberadaan mereka menambah kesan istimewa dalam acara yang diselenggarakan di lokasi bernilai sejarah tersebut.
Selain itu, beberapa gerai UMKM turut ambil bagian dalam memeriahkan suasana malam peluncuran. Mereka menyajikan berbagai produk lokal yang menarik minat pengunjung, sehingga menciptakan nuansa kebersamaan dan semangat ekonomi kreatif.
Gatot Plastick, yang dikenal sebagai aktivis multi-talenta di Kabupaten Mempawah, tidak hanya berkarya di dunia musik tetapi juga aktif dalam berbagai bidang seperti MC, penggiat sosial, lingkungan hidup, hingga komunitas riders. Dalam acara tersebut, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah yang telah mendukung kegiatan ini. Ini bukan hanya tentang musik, tapi tentang kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Mini album Rebosan Mempawah menghadirkan enam lagu yang menarik perhatian, yaitu Cinte Pulik, Cocok Lior, Joget Anak Sungai, Mamai, Besangkal, dan Buntat Kaseh. Lagu-lagu tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Gatot Plastick, komposer Juliansyah, dan aranger M Iqbal Kahla.
Menurut Gatot, album ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan musik daerah Mempawah agar lebih dikenal luas. “Dengan album Rebosan Mempawah ini, mari kita bersinergi menjadikan Mempawah sebagai tuan rumah dalam mendengarkan musik dan lagu daerah. Kita harus bangga dan mengonsumsi karya sendiri,” katanya.
Ia juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat untuk terus menjaga dan mencintai budaya lokal. “Pesan dari Rebosan Mempawah, mari kita jadi tuan rumah. Semoga Mempawah barokah, barokah, barokah. Bangga menjadi Mempawah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan rencana ke depan untuk mengembangkan karya tersebut menjadi album penuh. “InsyaAllah ke depan, kalau memungkinkan, kita akan produksi lagi dari mini album menjadi full album, dari enam lagu menjadi 12 lagu yang akan kita rilis kembali,” tutupnya.





