Sinergi PLN dan Pemko Pekanbaru dalam Mitigasi Risiko Kelistrikan dan Kebakaran
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keselamatan masyarakat serta meminimalisir potensi kebakaran yang disebabkan oleh gangguan kelistrikan.
Rakor ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Masykur Tarmizi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zarman Candra, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Didik Wicaksono menegaskan pentingnya sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi risiko kelistrikan yang dapat memicu kebakaran. Ia menyatakan bahwa sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem mitigasi risiko kelistrikan yang lebih efektif.
“Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kita dapat mempercepat respons, memperkuat pencegahan, serta memastikan keselamatan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Didik.
Didik juga menyampaikan komitmen PLN dalam mengantisipasi potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik di masyarakat. PLN terus melakukan langkah preventif melalui pemeliharaan jaringan secara berkala, edukasi keselamatan ketenagalistrikan, serta respons cepat terhadap potensi gangguan. Selain itu, PLN mengimbau masyarakat untuk menggunakan instalasi listrik sesuai standar guna meminimalisir risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Sementara itu, Zulhelmi Arifin menyampaikan bahwa sinergi ini akan difokuskan pada wilayah-wilayah rentan. “Kami akan fokus pada masyarakat kurang mampu, kawasan padat penduduk, serta wilayah yang sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran melalui program inspeksi instalasi listrik bersama. Harapannya, langkah preventif ini dapat menekan potensi kebakaran sejak dini sekaligus mempercepat penanganan di lapangan,” ungkap Zulhelmi.
Melalui rakor ini, PLN dan Pemko Pekanbaru juga menyepakati peningkatan koordinasi teknis di lapangan, khususnya terkait percepatan komunikasi pemadaman aliran listrik saat terjadi kebakaran. Hal ini bertujuan agar tim pemadam kebakaran dapat segera melakukan penanganan tanpa hambatan.
Selain itu, PLN juga mulai melakukan berbagai persiapan dalam rangka mendukung Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 yang akan diperingati pada 23 Juni 2026. Dukungan tersebut antara lain berupa kesiapan keandalan pasokan listrik serta rencana program promo tambah daya bagi masyarakat, rumah ibadah, dan fasilitas pendidikan sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan peringatan hari jadi kota.
Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan upaya mitigasi risiko kelistrikan dan penanganan kebakaran di Kota Pekanbaru dapat berjalan lebih optimal. Hal ini akan berdampak pada keselamatan masyarakat yang semakin terjamin serta potensi kerugian akibat kebakaran dapat diminimalisir.






