PLN Jamin Pasokan Listrik Andal dan Infrastruktur Kendaraan Listrik Siap Sambut Idulfitri 1447 H
JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan infrastruktur kendaraan listrik yang memadai selama periode malam takbir hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Penguatan fokus dilakukan pada area-area krusial dan jalur-jalur utama yang diperkirakan akan menjadi pusat keramaian aktivitas masyarakat selama momen Lebaran.
Komitmen ini ditegaskan secara langsung oleh Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa, saat melakukan peninjauan di Masjid Raya Baiturrahman, Jawa Tengah, pada Kamis (19/3/2026). Dalam kunjungannya, beliau didampingi oleh jajaran direksi dan manajemen PLN setempat, serta disambut hangat oleh para pengurus masjid.
“Kami memastikan suplai daya listrik tidak hanya cukup, tetapi juga berlebih, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang mungkin terjadi pada puncak malam takbiran,” ujar Ali Masykur Musa. Pernyataan ini menggarisbawahi keseriusan PLN dalam menjaga kelancaran ibadah dan perayaan hari besar umat Islam.
PLN menyatakan komitmennya yang kuat untuk senantiasa menjaga keandalan pasokan listrik. Tujuannya adalah untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh masyarakat, baik dalam menjalankan ibadah maupun dalam merayakan Hari Raya Idulfitri. Lebih dari sekadar pasokan listrik umum, PLN juga secara proaktif memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik, terutama yang berada di sepanjang jalur mudik utama.
Infrastruktur Kendaraan Listrik yang Siap Melayani
Secara nasional, PLN bersama dengan para mitra strategis telah berhasil menyediakan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Fasilitas pengisian daya ini tersebar di 3.078 lokasi di seluruh penjuru negeri.
Keberagaman jenis pengisian daya yang ditawarkan menjadi salah satu keunggulan utama. Mulai dari teknologi pengisian daya ultra cepat (ultra fast charging) hingga pengisian daya standar (standard charging), seluruhnya disiapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Fleksibilitas ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pengisian daya yang efisien dan sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna.
Secara spesifik untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, PLN telah menyiapkan sebanyak 1.681 unit SPKLU yang berlokasi di 994 titik strategis. Penempatan fasilitas ini mencakup jalur-jalur mudik vital di Sumatera, Jawa, hingga Bali, memastikan para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan tenang dan tanpa khawatir kehabisan daya.
Seluruh infrastruktur SPKLU ini didukung oleh tim yang berdedikasi. Lebih dari 5.000 petugas PLN disiagakan selama 24 jam penuh, bekerja dalam tiga shift bergantian. Kehadiran petugas yang sigap ini bertujuan untuk memastikan setiap kendala dapat diatasi dengan cepat dan layanan tetap optimal, bahkan di tengah peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi selama periode libur panjang Idulfitri.
Dukungan Strategis untuk Ekosistem Energi Bersih
Upaya PLN dalam memperkuat infrastruktur listrik dan kendaraan listrik selama periode Idulfitri ini bukan hanya sebatas antisipasi lonjakan kebutuhan saat hari raya. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang PLN dalam mendukung kelancaran arus mudik di seluruh Indonesia.
Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dengan upaya percepatan transisi menuju ekosistem energi bersih di tanah air. Dengan menyediakan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang andal dan mudah diakses, PLN turut mendorong adopsi kendaraan listrik di kalangan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan penciptaan lingkungan yang lebih sehat di masa depan.
PLN berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang terus berkembang, sekaligus mendukung program-program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.





