Menyambut pergantian tahun selalu menjadi momen yang dinanti, di mana banyak orang merencanakan berbagai kegiatan untuk merayakan datangnya tahun baru. Namun, bagi sebagian wilayah di Indonesia, perayaan Malam Tahun Baru 2026, yang jatuh pada Rabu (31/12/2025) hingga Kamis (01/01/2026), diprediksi akan diwarnai oleh cuaca yang kurang bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah daerah.
Fenomena cuaca ekstrem ini tidak muncul begitu saja. BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk kemunculan bibit siklon tropis dan dinamika atmosfer yang kompleks, baik pada skala regional maupun global. Salah satu faktor yang cukup signifikan adalah Bibit Siklon Tropis 90S yang terdeteksi terbentuk pada 29 Desember 2025 di Samudra Hindia, tepatnya di barat daya Lampung. Meskipun tidak secara langsung melintasi daratan Indonesia, bibit siklon ini memberikan dampak tidak langsung yang memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah, termasuk saat momen penting pergantian tahun.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan di Malam Tahun Baru 2026
BMKG secara rinci telah mengidentifikasi wilayah-wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan. Penggolongan ini didasarkan pada intensitas hujan yang diperkirakan, mulai dari sedang hingga sangat lebat.
1. Wilayah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat
Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Daftar lengkapnya meliputi:
* Sumatra: Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.
* Jawa: DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur.
* Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
* Kalimantan: Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.
* Sulawesi: Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.
* Maluku: Maluku Utara, Maluku.
* Papua: Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan.
2. Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Beberapa provinsi lain diprediksi akan menghadapi kondisi hujan yang lebih intens, yakni hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah-wilayah tersebut adalah:
* Sumatra Utara
* Bengkulu
* Lampung
* Banten
* Jawa Barat
* Jawa Tengah
* Kalimantan Barat
* Kalimantan Tengah
3. Wilayah Berpotensi Dilanda Angin Kencang
Selain hujan, angin kencang juga menjadi ancaman di beberapa daerah. Warga di wilayah berikut diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat menyertai hujan atau terjadi secara terpisah:
* Sumatra Barat
* Banten
* Bengkulu
* Jawa Barat
* Lampung
4. Kabupaten/Kota Spesifik Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Untuk memberikan gambaran yang lebih detail, BMKG juga merinci beberapa kabupaten dan kota yang secara spesifik berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Ini penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat di tingkat lokal untuk mengambil langkah antisipasi yang lebih terarah.
- Sumatra Utara: Langkat
- Bengkulu: Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur
- Lampung: Tanggamus, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Way Kanan
- Banten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang
- Jawa Barat: Kota Bekasi, Kab dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu
- Jawa Tengah: Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo
- Kalimantan Barat: Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sintang
- Kalimantan Tengah: Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Kapuas, Murung Raya, dan Barito Utara.
Ancaman Gelombang Tinggi di Pesisir
Dampak dari Bibit Siklon Tropis 90S tidak hanya terbatas pada curah hujan dan angin. Fenomena ini juga berkontribusi pada peningkatan ketinggian gelombang laut di wilayah pesisir dan perairan Indonesia. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi aktivitas pelayaran, nelayan, serta masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.
1. Gelombang Tinggi Kategori Moderate (1,25-2,5 meter)
Gelombang dengan ketinggian sedang diprediksi akan terjadi di beberapa area perairan, antara lain:
* Samudra Hindia barat Bengkulu
* Perairan barat Bengkulu
* Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta
* Perairan selatan Jawa Barat hingga Daerah Istimewa Yogyakarta
2. Gelombang Tinggi Kategori Rough (2,5-4 meter)
Kondisi gelombang yang lebih signifikan, bahkan tergolong tinggi, diperkirakan akan melanda beberapa wilayah perairan, yaitu:
* Samudra Hindia selatan Lampung
* Perairan selatan Lampung
* Selat Sunda bagian selatan
* Perairan selatan Banten
* Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah
BMKG mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah-wilayah yang telah disebutkan, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, serta potensi kecelakaan laut akibat gelombang tinggi. Memantau informasi cuaca terkini dari BMKG adalah langkah bijak untuk merencanakan aktivitas pergantian tahun dengan lebih aman.





