PT CPM Tegakkan Hak Perempuan dengan Sistem Speak Up

Kebijakan “Speak Up” dan Komitmen PT CPM dalam Mendukung Kesetaraan Perempuan

PT CPM (Citra Palu Minerals) telah menerapkan kebijakan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi semua karyawan, terutama perempuan. Salah satu inisiatif utamanya adalah penerapan kebijakan “Speak Up”, yang memungkinkan karyawan melaporkan segala bentuk pelecehan atau kekerasan yang terjadi di lingkungan perusahaan.

Kebijakan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga hak dan martabat setiap karyawan. Selain itu, PT CPM juga berupaya memberdayakan perempuan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah tidak mencantumkan gender dalam proses rekrutmen, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi laki-laki maupun perempuan untuk bergabung dengan perusahaan.

Dalam upaya tersebut, PT CPM menargetkan hingga 30 persen dari jumlah karyawan berasal dari kalangan perempuan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tengah dunia kerja.

Diskusi Publik tentang Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Pada Sabtu (27/12/2025), Yayasan Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah (KPKP-ST) bersama PT CPM menyelenggarakan diskusi publik mengenai tema “Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan”. Acara ini berlangsung di Cafe Madalle, Jl Nokilalaki Utara, Kelurahan Besusu Timur, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah peserta yang didominasi oleh kaum perempuan, baik dari kalangan anak muda maupun orang tua. Turut hadir dalam acara ini antara lain Sekretaris Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA).

Pengakuan dari Pimpinan PPM CSR PT CPM

Yayuk, Pimpinan PPM CSR PT CPM, menyampaikan bahwa selama ini perusahaan belum pernah mengalami kasus kekerasan seksual terhadap karyawan perempuan. Ia menegaskan bahwa kebijakan “Speak Up” yang diterapkan oleh PT CPM membantu menciptakan lingkungan kerja yang transparan dan aman.

“Selama 11 tahun bekerja di PT CPM, saya tidak pernah mengalami perilaku yang tidak mengenakkan,” ujarnya. “Karena PT CPM sendiri menerapkan slogan ‘Speak Up’ untuk apa saja yang tidak sesuai aturan termasuk pelecehan dan kekerasan fisik.”

Yayuk juga menyampaikan bahwa PT CPM berkomitmen untuk memajukan UMKM masyarakat di sekitar area tambang. Dengan adanya program ini, perusahaan berharap dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

Langkah Strategis dalam Rekrutmen

Dalam diskusi tersebut, Yayuk menekankan bahwa PT CPM tidak pernah mencantumkan jenis kelamin dalam setiap penerimaan karyawan baru. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon pelamar, baik laki-laki maupun perempuan.

“Sebagai perusahaan, kami berkeinginan untuk memberdayakan perempuan. Jika diharapkan bisa mencapai 30 persen karyawan kami dari perempuan,” kata Yayuk.

Dengan komitmen ini, PT CPM menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial seperti kesetaraan gender dan perlindungan perempuan.

Kehadiran Peserta yang Beragam

Menurut pantauan, sekitar 50 peserta hadir dalam diskusi publik tersebut. Mayoritas peserta adalah perempuan, yang menunjukkan minat besar terhadap isu anti kekerasan terhadap perempuan. Acara ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kesadaran, serta membangun jaringan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.


Pos terkait