Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa Puji Kelezatan Kuliner Aceh: Roti Cane dan Kopi Cokelat Jadi Favorit
BANDA ACEH – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, tak ketinggalan menikmati pesona kuliner yang ditawarkan oleh Banda Aceh. Dalam kunjungannya ke salah satu kedai kopi legendaris di ibu kota provinsi Aceh, yaitu Kedai Kopi Cut Zain-Forsilakubra, pada Minggu pagi (11/1/2026), Purbaya Yudhi Sadewa tampak menikmati sajian khas Aceh. Momen tersebut terekam dan dibagikan melalui sebuah video berdurasi singkat di akun TikTok resminya, @purbayayudhis.
Dalam video yang beredar, Menteri Keuangan tampak santai mengenakan pakaian kasual bergaris abu-abu. Dengan gaya khasnya, ia terlihat menikmati sepotong roti cane Aceh. Sesekali, ia memberikan gestur jempol ke arah kamera, mengindikasikan kepuasannya terhadap hidangan tersebut, sambil menyematkan ungkapan “Aceh ini Aceh.”
Ketika ditanya mengenai menu sarapannya, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa ia tengah menikmati roti cane khas Aceh. Menurutnya, cita rasa roti cane tersebut memiliki tingkat kemanisan yang pas, tidak berlebihan namun tetap lezat. Ia bahkan membandingkannya dengan roti serupa dari Malaysia, dan menyatakan bahwa roti cane Aceh memiliki rasa yang lebih unggul. “Agak manis sedikit, tapi sedikit. Lebih enak dari punya Malaysia,” ungkapnya dalam video tersebut.
Bukan hanya roti cane, Purbaya Yudhi Sadewa juga memberikan pandangannya mengenai kuliner Aceh lainnya, termasuk durian. Saat ditanya perbandingan antara durian Aceh dengan roti cane, ia menilai keduanya memiliki cita rasa yang seimbang. Namun, secara tegas ia menunjuk roti cane yang sedang dinikmatinya sebagai pilihan yang lebih disukainya. “Berarti durian lebih enak punya Aceh pak?” tanyanya. “Imbang-imbang lah. Ini lebih enak,” jawab Purbaya sambil menunjuk roti cane yang ia santap. Ia juga menambahkan bahwa nasi gurih yang sempat ia cicipi sebelumnya juga terasa sangat lezat.
Selain hidangan utama, Purbaya Yudhi Sadewa juga mengapresiasi minuman yang disajikan, yaitu kopi cokelat. Ia menggambarkan kopi tersebut memiliki rasa manis yang pas dan sangat nikmat. Ia secara khusus merekomendasikan kopi cokelat ini untuk kalangan anak muda, namun ia juga memberikan catatan penting agar penderita diabetes sebaiknya menghindari minuman ini. “Kopi cokelat, agak manis tapi enak,” ujarnya. Ketika ditanya apakah kopi cokelat tersebut direkomendasikan, Purbaya menjawab, “Recomended, ini sama dagingnya tadi. Ini (kopi cokelat) untuk yang diabetes jangan. Untuk anak muda, nih,” tuturnya sambil tertawa.
Dalam kunjungannya ke kedai kopi legendaris tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa dilaporkan telah mencicipi beberapa menu andalan, termasuk Nasi Gurih Rasyid, Roti Cane, serta kopi cokelat. Kehadiran Menteri Keuangan di kedai kopi tersebut disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh masyarakat. Banyak pengunjung yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto selfie dan berfoto bersama dengan Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya Yudhi Sadewa secara keseluruhan merekomendasikan kuliner Aceh sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi. Ia menilai bahwa cita rasa makanan dan minuman yang ditawarkan di Aceh sangat memuaskan dan layak untuk dinikmati oleh siapa saja.
Rangkaian Kunjungan dan Rekomendasi Kuliner
Purbaya Yudhi Sadewa menuliskan ulasan singkatnya di akun TikTok resminya, menegaskan kembali kepuasannya. “Yang paling enak roti canenya, enggak terlalu manis tapi enak banget. Kopi cokelatnya juga enak banget. Sangat recomended kalo kuliner di Aceh. Mantap,” demikian tulisnya.
Meskipun demikian, agenda resmi Purbaya Yudhi Sadewa selama berada di Aceh masih belum terkonfirmasi sepenuhnya. Namun, diketahui bahwa kunjungannya ke kedai kopi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatannya. Sehari sebelumnya, pada Sabtu (10/1/2026), Purbaya Yudhi Sadewa dilaporkan mengikuti rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang diselenggarakan di Hotel Daka, Banda Aceh.
Pengalaman Purbaya Yudhi Sadewa ini menyoroti kekayaan kuliner Aceh yang terus memikat hati para pengunjung, termasuk tokoh-tokoh penting. Kelezatan roti cane yang khas, dipadukan dengan aneka hidangan dan minuman tradisional, menjadikan Aceh sebagai destinasi kuliner yang tak boleh dilewatkan. Rekomendasi dari seorang Menteri Keuangan tentunya memberikan nilai tambah tersendiri bagi promosi pariwisata kuliner di Serambi Mekkah ini.
Roti cane, yang memiliki sejarah panjang pengaruh budaya India dan Melayu, telah bertransformasi menjadi salah satu ikon kuliner Aceh yang paling digemari. Teksturnya yang renyah di luar namun lembut di dalam, serta rasa gurih yang berpadu dengan sedikit manis, menjadikannya pilihan sarapan atau camilan yang sempurna. Disajikan dengan kuah kari atau cocolan manis, roti cane menawarkan sensasi rasa yang unik dan memanjakan lidah.
Sementara itu, kopi cokelat Aceh yang juga mendapat pujian dari Purbaya Yudhi Sadewa, menawarkan variasi lain dari kekayaan budaya minum kopi di daerah tersebut. Perpaduan antara aroma kopi yang kuat dengan rasa manis cokelat menciptakan minuman yang menyegarkan dan cocok dinikmati di berbagai suasana.
Kunjungan pejabat publik seperti Menteri Keuangan ke tempat-tempat kuliner lokal tidak hanya memberikan apresiasi terhadap kualitas makanan dan minuman, tetapi juga turut membantu mempromosikan warisan budaya kuliner daerah. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menjaga kelestarian tradisi kuliner Aceh agar terus dikenal dan dicintai oleh masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar negeri.






