UNGARAN, – Pelantikan tak terduga terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang pada Jumat, 2 Januari 2026, ketika Valeanto Soekendro tiba-tiba dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang. Momen pelantikan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang ini diwarnai dengan sedikit kegugupan dari pihak Soekendro.
Saat upacara pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, Valeanto Soekendro terlihat menunjukkan ketegangan. Kegugupan tersebut bahkan sempat membuatnya salah mengucapkan lafal sumpah jabatan hingga tiga kali. Menyadari situasi tersebut, Bupati Ngesti Nugraha dengan sigap memperpendek durasi pembacaan sumpah, memberikan kemudahan bagi Soekendro untuk menyelesaikannya dengan baik. Setelah momen tersebut, prosesi pelantikan dilanjutkan dengan lancar hingga seluruh rangkaian upacara selesai.
Kejutan di Balik Pelantikan
Ditemui usai acara, Valeanto Soekendro mengungkapkan keterkejutannya atas penunjukan dirinya sebagai Sekda Kabupaten Semarang. Ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjelang pelantikan tersebut, bahkan hingga pagi hari sebelum acara, ia tidak mengetahui akan dilantik.
“Bahkan saya tidak tahu akan dilantik karena sampai pagi tadi tidak ada undangan pelantikan. Hanya ada undangan untuk menghadiri acara,” ujar Soekendro dengan nada sedikit terkejut. Ia menambahkan bahwa pengumuman namanya untuk dilantik sebagai Sekda Kabupaten Semarang benar-benar membuatnya terhenyak. Meskipun demikian, ia menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah baru yang diberikan kepadanya.
Peran Krusial Sekretaris Daerah
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menjelaskan bahwa proses seleksi untuk jabatan Sekretaris Daerah telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya peran strategis seorang Sekda dalam roda pemerintahan.
“Sekda memiliki peran penting dan strategis sebagai koordinator dan motor penggerak birokrasi,” ungkap Ngesti Nugraha usai acara pengambilan sumpah dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang.
Menurut Bupati, Sekda bertugas untuk membantu kepala daerah dalam menjalankan berbagai kebijakan yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, Sekda juga berperan dalam melakukan koordinasi dengan seluruh perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang.
“Sehingga tercipta suasana harmonis yang mengakomodir kepentingan eksternal dan internal,” tambahnya, menggarisbawahi pentingnya keseimbangan dalam mengelola berbagai kepentingan.
Bupati Ngesti Nugraha juga menyampaikan harapannya agar pelantikan Valeanto Soekendro ini dapat menjadi momentum berharga untuk meningkatkan soliditas dan kinerja birokrasi di Kabupaten Semarang. Ia menyerukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Semarang untuk memberikan dukungan penuh, menunjukkan loyalitas, serta membangun kolaborasi yang kuat demi kemajuan Kabupaten Semarang secara keseluruhan.
Tanggung Jawab Baru di Depan Mata
Jabatan Sekretaris Daerah merupakan posisi esensial dalam struktur pemerintahan daerah. Sekda memiliki tanggung jawab besar dalam membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam merumuskan serta melaksanakan kebijakan daerah. Selain itu, Sekda juga bertanggung jawab atas pembinaan dan pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan, serta aset daerah.
Posisi ini menuntut seseorang dengan kemampuan manajerial yang mumpuni, integritas tinggi, serta pemahaman mendalam mengenai regulasi pemerintahan. Koordinator dan motor penggerak birokrasi yang disebutkan Bupati Ngesti Nugraha menggarisbawahi fungsi Sekda sebagai jembatan antara pimpinan daerah dan jajaran di bawahnya. Ia harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah menjadi program kerja yang konkret dan dapat dilaksanakan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Koordinasi yang efektif dengan berbagai instansi, baik internal maupun eksternal, menjadi kunci keberhasilan seorang Sekda. Hal ini mencakup komunikasi yang baik dengan jajaran SKPD, Forkopimda, serta stakeholder lainnya. Dengan demikian, tercipta sinergi yang kuat untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Kabupaten Semarang.
Pelantikan Valeanto Soekendro dalam kondisi yang tak terduga ini, tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri. Namun, dengan kesiapan yang telah ia nyatakan, diharapkan ia dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan baik, membawa angin segar bagi birokrasi di Kabupaten Semarang. Dukungan dari seluruh ASN dan masyarakat akan menjadi modal penting baginya dalam menghadapi tanggung jawab besar ini.






