Sekolah Belum Punya Mebel, Siswa SMPN 03 Depok Bawa Meja Lipat dari Rumah

Pelajar SMPN 03 Depok Bawa Meja Lipat ke Sekolah

Di SMP Negeri 03 Depok, Jawa Barat, para pelajar menghadapi tantangan unik dalam menjalani proses belajar mengajar. Karena sebagian ruang kelas belum memiliki mebel yang memadai, siswa-siswi terpaksa membawa meja lipat dari rumah ke sekolah. Hal ini menjadi bukti bahwa fasilitas pendidikan di sekolah tersebut masih perlu ditingkatkan.

Sekolah yang berada di Jalan Barito Raya No 3, Depok II Timur, Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, masih memiliki beberapa kelas yang belum terfasilitasi dengan meja dan kursi yang layak. Wali Kota Depok, Supian Suri, mengakui bahwa tidak semua ruang di SMPN 03 Depok telah dilengkapi mebel. Ia menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya untuk memperoleh dukungan dari Bank Jawa Barat (BJB) agar dapat menambah fasilitas mebel sekolah.

“Mudah-mudahan ya ini kita berproses lah semuanya,” ujar Supian saat diwawancarai.

Menurut Supian, hampir setengah dari total ruang kelas di SMPN 03 Depok masih kurang fasilitas mebel. Dari total 33 ruang kelas, sekitar 17 kelas belum terfasilitasi. Sebanyak 10 kelas sudah mendapatkan bantuan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB, sementara sisanya akan dikejar melalui perubahan anggaran.

Pembangunan Gedung Baru Menghabiskan Rp28 Miliar

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Supian Suri, meresmikan gedung baru SMP Negeri 3 Depok di Jalan Barito, Kecamatan Sukmajaya pada Kamis (8/1/2026). Pembangunan gedung baru ini menghabiskan anggaran sebesar Rp28 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bangunan gedung baru SMP Negeri 3 Depok didominasi warna biru dan putih. Bentuk bangunan tersebut membentuk huruf U dan dilengkapi lapangan olahraga yang terletak tepat di tengah. Di pojok sekolah juga terdapat bangunan khusus untuk kantin serta beberapa toilet yang tersebar di setiap lantai.

Namun, untuk masjid sekolah, SMP Negeri 3 Depok masih menggunakan bangunan lama. Menurut Supian, gedung tiga lantai tersebut memiliki total 33 ruang kelas. Setiap lantai terdiri dari 11 ruang kelas.

“Ini merupakan wujud dari harapan dari banyak murid, banyak kepala sekolah yang beberapa kali berkesempatan bercerita tentang kondisi gedung,” kata Supian di lokasi.

Saat ini, gedung baru SMP Negeri 3 Depok sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Meskipun demikian, kebutuhan mebel masih kurang dan akan dipenuhi secara bertahap untuk menunjang kebutuhan siswa.

Fasilitas yang Masih Perlu Ditingkatkan

Selain meja dan kursi, beberapa fasilitas lain seperti ruang laboratorium dan ruang perpustakaan juga masih dalam proses pengembangan. Pihak sekolah berharap dengan adanya gedung baru dan penambahan fasilitas mebel, lingkungan belajar siswa akan lebih nyaman dan efektif.

Supian Suri menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Depok, termasuk memastikan bahwa seluruh siswa mendapatkan akses yang sama terhadap fasilitas sekolah.

Dengan pembangunan gedung baru dan upaya penambahan mebel, diharapkan siswa-siswi SMPN 03 Depok dapat lebih fokus dalam menjalani proses belajar mengajar tanpa terganggu oleh keterbatasan fasilitas.


Pos terkait