BATAM (KEPRIZONE.COM) – Pelabuhan AK di kawasan Jembatan 6 Barelang diduga masih menjadi jalur favorit pelaku penyelundupan untuk mengirim berbagai komoditas dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) Batam ke luar daerah.
Berdasarkan hasil penelusuran, sejumlah komoditas yang diduga diselundupkan melalui Pelabuhan AK menggunakan kapal kayu antara lain barang elektronik, suku cadang kendaraan, sembako, serta barang jasa titipan (jastip) milik perusahaan ekspedisi.
Sumber media ini mengatakan bahwa Pelabuhan AK telah beroperasi sejak lama. Aktivitas pengiriman di pelabuhan tersebut disebut sempat terhenti sebelum kembali berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
“Sudah sejak lama, tetapi sempat berhenti sebentar,” katanya.
Menurutnya, aktivitas pengiriman kini kembali berlangsung secara rutin. Bahkan, pengiriman barang disebut hampir dilakukan setiap hari melalui Pelabuhan AK.
“Sekarang, hampir setiap hari pengiriman barang keluar Batam di Pelabuhan AK,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Pelabuhan AK Jembatan 6 Barelang bukan merupakan kawasan pabean yang ditetapkan sebagai tempat pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari KPBPB Batam. (Rud)





