Bantuan Kemanusiaan DPP PDIP untuk Korban Bencana di Sumatera
DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah melepas bantuan kemanusiaan yang ditujukan kepada korban banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera. Bantuan tersebut mencakup sejumlah fasilitas dan tenaga yang sangat penting dalam penanganan darurat, seperti 30 unit ambulans, 30 dokter, 60 perawat, serta 30 personel relawan dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Pelepasan bantuan dilakukan di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin (29/12). Para relawan akan diterjunkan ke daerah-daerah yang terdampak bencana, termasuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.
Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning menekankan bahwa seluruh relawan dan kader yang ditugaskan harus benar-benar siap menghadapi kondisi berat di lapangan. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan harus dijalankan dengan penuh pengorbanan dan keikhlasan demi membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Ya, teman-teman semua sudah siap tidak mandi satu minggu, untuk lapar, ya, berpanas-panasan dengan rakyat,” ujar Ribka saat memberikan arahan kepada para relawan.
Selain tenaga medis dari dalam negeri, Ribka juga menyebut bahwa PDIP mendapat dukungan dari dokter-dokter diaspora yang siap diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu penanganan korban. Menurutnya, beberapa dokter ini telah bekerja sejak tanggal 5 di Aceh.
“Kita juga dibantu teman-teman dokter-dokter diaspora, dan dokter-dokter ini siap diturunkan dan mereka juga ada yang sudah bekerja dari tanggal 5 di Aceh waktu kemarin itu,” tambahnya.
Pelatihan Khusus untuk Relawan PDIP
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa pelepasan bantuan ini dilakukan atas arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, relawan yang diberangkatkan telah dibekali pelatihan khusus dalam penanganan bencana.
“Mereka bukan sopir biasa, tetapi telah dilatih menjadi kekuatan relawan kesehatan yang memahami cara-cara pertolongan kepada rakyat yang menjadi korban bencana alam,” jelas Hasto.
Dia menambahkan bahwa sepanjang perjalanan menuju lokasi bencana, tim relawan akan disambut oleh jajaran DPD PDI Perjuangan setempat. Hal ini menunjukkan komitmen partai dalam menjalankan tugas kemanusiaan tanpa memandang siapa pun yang menjadi korban.
“Sepanjang perjalanan, misalnya sampai ke Banten dan penyeberangan ke Lampung, tim akan disambut oleh jajaran DPD PDI Perjuangan setempat. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan kemanusiaan dan keadilan adalah komitmen nyata PDI Perjuangan tanpa pandang bulu siapa yang menjadi korban,” pungkasnya.





