Tak Ingin Anak Kehilangan Figur Ayah, Wardatina Mawa Tetap Izinkan Insanul Fahmi Bertemu Anaknya

Proses Perceraian yang Berjalan di Pengadilan

Proses perceraian antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi masih berlangsung di pengadilan. Meski hubungan keduanya telah memasuki fase akhir, Mawa tetap menjaga kepentingan anak mereka sebagai prioritas utama. Dalam situasi seperti ini, ia memastikan bahwa komunikasi antara anak dan ayah tidak terputus.

Kehadiran Ayah dalam Kehidupan Anak

Meskipun hubungan antara Mawa dan Insanul sudah renggang, Mawa memberi ruang bagi anaknya untuk tetap mengenal sosok ayah secara utuh. Hal ini dilakukan agar anak tidak merasa kehilangan peran ayah dalam hidupnya. Bahkan, Insanul masih sering datang ke rumah untuk menemui anaknya. Kehadirannya tidak dihalangi oleh Mawa meski hubungan personal mereka tidak lagi harmonis.

Namun, Mawa memilih untuk menjaga jarak secara langsung dengan mantan pasangannya. Ia lebih memilih menghindar dan tidak melakukan komunikasi tatap muka saat Insanul datang. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menjaga ketenangan dan menghindari konflik yang tidak perlu.

“Memang dia sempat datang, biasanya setelah salat Jumat, tapi aku memilih tetap di kamar,” ujar Mawa dalam wawancara yang diunggah melalui YouTube Intens Investigasi pada Minggu (19/4/2026).

“Saya tidak ingin ada interaksi langsung dulu, biar semuanya lebih tenang,” tambahnya.

Komunikasi dengan Anak Melalui Pengasuh

Untuk urusan komunikasi dengan anak, Mawa menyerahkan sepenuhnya kepada pengasuh. Hal ini dilakukan agar interaksi tetap berjalan tanpa harus mempertemukan kedua orang tua secara langsung. Dengan cara ini, Mawa berharap anak tetap bisa berhubungan dengan ayahnya tanpa adanya hambatan.

“Selama ini komunikasinya lewat pengasuh saja,” katanya singkat.

“Yang penting anak tetap bisa berhubungan dengan ayahnya tanpa hambatan,” tambah Mawa.

Keberlanjutan Peran Ayah

Mawa menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat membatasi akses Insanul sebagai ayah. Baginya, peran ayah tetap penting bagi tumbuh kembang sang anak. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa pintu rumah tetap terbuka jika Insanul ingin datang.

“Silakan saja kalau mau datang, pintu rumah tetap terbuka,” ucapnya.

“Yang penting anakku tidak kehilangan sosok ayah,” imbuhnya tegas.

Persoalan Nafkah yang Masih Berlangsung

Di sisi lain, persoalan nafkah masih menjadi perdebatan dalam proses perceraian ini. Hingga kini, Insanul belum menyetujui nominal tuntutan yang diajukan Mawa. Hal ini akan diputuskan dalam sidang lanjutan yang akan segera digelar.

Pos terkait