Peran Maia Estianty dalam Menghadapi Konflik dengan Ahmad Dhani
Maia Estianty dikenal sebagai sosok yang tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang. Meskipun beberapa kali Ahmad Dhani melontarkan sindiran terhadapnya melalui akun Instagram pribadinya, Maia justru memilih untuk menjaga sikap santai dan cuek. Ia lebih memilih menikmati waktu bersama keluarga dan menjaga suasana tetap hangat.
Konflik antara Maia dan Ahmad Dhani bukanlah hal baru. Perseteruan lama mereka kembali menjadi sorotan publik setelah momen pernikahan putra mereka, El Rumi, dengan Syifa Hadju. Di tengah situasi ini, Maia justru menunjukkan sikap yang berbeda dibandingkan dengan sang mantan suami. Alih-alih merespons sindiran yang bermunculan, ia lebih fokus pada kehidupan keluarganya.
Melalui unggahan di akun Instagram @maiaestiantyreal, Maia sering membagikan momen kebersamaan keluarga. Ia juga terlihat memberi doa terbaik untuk putra bungsunya, Dul Jaelani, yang kini tengah menjalin hubungan dengan Tissa Biani. Dalam salah satu unggahannya, Maia sempat mengungkapkan bahwa dirinya sedang menikmati waktu liburan.
“Upload ini dulu ya, lagi liburan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan harapan agar hubungan Dul dan Tissa bisa segera melangkah ke jenjang yang lebih serius. “Dul ama Tissa mohon doanya untuk segera menyusul, aamiin bismilah.”
Selain itu, Maia juga menyisipkan pesan hangat untuk Al Ghazali dan Alyssa Daguise yang tengah menunggu kelahiran anak pertama. “Baby S nya Alyssa sama Al, tunggu oma pulang ya,” pungkas Maia.
Sindiran Ahmad Dhani kepada Maia
Baru-baru ini, Ahmad Dhani juga sempat melayangkan sindirannya kepada sang mantan istri. Dalam unggahannya, Kamis (30/4/2026), Dhani membagikan video yang menangkap momen saat dirinya tengah berusaha menenangkan putrinya, Shafeea, yang menangis di prosesi siraman El Rumi. Sembari memeluk putri sulung dari pernikahannya dengan Mulan Jameela itu, Ahmad Dhani nampak membisikkan sejumlah kalimat kepada Shafeea.
Lewat narasi di caption-nya, suami Mulan Jameela itu menguraikan kalimat apa yang ia bisikkan pada adik Al, El, dan Dul itu. “Ketika Shafeea menangis gara-gara drama sinetron di sebuah acara Siraman, Aku langsung peluk Putri ku tersayang dan membisikkan sebuah Fakta yg harus ke ungkap.” Ia lantas menyindir sosok wanita yang berakting di momen itu.
“Yang tadi km lihat adalah akting yg sangat buruk dari wanita yg mentalnya perlu diperiksa.” Wanita itu ditalak 3 oleh suaminya karena perselingkuhannya dengan pemilik tv swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditandatangani. Tp demi citra ny, dia dibantu pemilik tv swasta itu bikin konten-konten di infotainment yg isinya:
- Suaminya yg selingkuh dgn orang ke 3
- Tidak bisa bertemu anak anak nya
- Bikin Drama KDRT , hingga bikin LAPORAN PALSU KDRT.
- Masuk Rumah harus Lompat pagar
Dhani melanjutkan tulisannya. Dia menggambarkan pengkhianatan sosok wanita tersebut. “BEBERAPA NARASI ITU TERUS DI ANGKAT OLEH INFOTAINTMENT ( terutama PH INDIGO )yang bekerja untuk selingkuhannya pemilik TV SWASTA. Sudah 20 TAHUN BERLANGSUNG, BEBERAPA NARASI itu HANYA DIPERCAYA oleh PARA PENGGEMAR SINETRON DAN DRAMA KOREA. Tetapi TIDAK DIPERCAYA oleh MAHKAMAH AGUNG. Terbukti MA HANYA MENGABULKAN PERMOHONAN CERAI SAJA. Bahkan HAK ASUH ANAK pun tidak dikabulkan apalagi Gugatan yg lain. Terbukti , HAKIM MAHKAMAH AGUNG bukan penggemar SINETRON dan DRAMA KOREA. Mau tau siapa pemilik TV SWASTA Tersebut ? Cek di mana Wanita Drakor ini diblacklist oleh TV SWASTA tersebut hingga saat ini!.”
ISTRI PEMILIK TV SWASTA itupun tau siapa PELAKOR SEJATI NYA. Yg membingungkan , sudah 20 TAHUN , DRAMA SINETRON itu masih saja dilakukan di SIRAMAN yg harusnya menjadi ajang Silaturahmi, tetapi dimanfaatkan untuk mengais perhatian penggemar sinetron dan drama Korea. Menyedihkan,” tandasnya.
Di akhir kalimatnya, Dhani membandingkan wanita itu dengan memuji sang istri. “Kubisikkan lagi kepada putriku tersayang , “ BERSYUKURLAH KM PUNYA BUNDA YANG : 1. Menomorsatukan keluarga. 2. Tidak membabi buta mencari materi dan menomor dua kan anak. 3. Tidak pernah pergi meninggalkan Rumah meskipun ada masalah sebesar apapun.” pungkasnya.
Diduga, tulisan Dhani itu ditujukan untuk Maia Estianty yang sempat membahas masa lalunya di siraman El Rumi.
Ucapan Maia Estianty di Prosesi Siraman El Rumi
Sebelumnya, suasana haru mewarnai prosesi siraman jelang pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. Maia Estianty membacakan pesan khusus untuk putra keduanya sambil menahan tangis. Dalam video singkat yang beredar di media sosial melalui akun @elsyifa.story, Maia Estianty terlihat memegang mikrofon sambil menyampaikan isi hatinya kepada El Rumi.
Ia mengenang masa-masa sulit ketika harus berpisah dengan anak-anaknya setelah perceraian di masa lalu. Dengan suara bergetar, Maia Estianty mengingat saat El Rumi masih berusia delapan tahun. “Tapi kemudian di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Berpisah untuk sementara waktu itu sayangku,” ucap Maia, dikutip Sabtu (25/4/2026).
Ia mengaku sejak saat itu harus belajar menjadi sosok ibu yang tak bisa selalu hadir dan memeluk sang anak setiap hari. “Dari hari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang,” lanjutnya.
Tak hanya menyampaikan pesan untuk El, Maia juga menitipkan putranya kepada Syifa Hadju yang kelak akan menjadi pendamping hidup El Rumi. Syifa Hadju sendiri diketahui tidak berada dalam proses siraman dan pengajian El Rumi. “Untuk Syifa yang sedang tidak ada di sini, Bunda titipkan El Rumi. Yang dulu mungkin Bunda tidak selalu bisa memeluknya setiap hari,” ujar Maia.
Maia pun meminta Syifa untuk memberikan kasih sayang lebih besar kepada El. “Untuk Syifa, untuk selalu memeluk El, sering-sering dan yang lama ya. Lebih lama dari yang pernah Bunda lakukan, karena Bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini,” katanya.




