Waspada 31 Titik Macet Jambi: Mudik Aman, Pemudik Hati-hati

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Jambi: Antisipasi Kemacetan dan Keselamatan Pemudik

JAMBI – Provinsi Jambi bersiap menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi akan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada tanggal 13 hingga 15 Maret, diikuti gelombang kedua pada 18 hingga 19 Maret. Momen penting ini selalu diiringi dengan tantangan mobilitas, terutama potensi kemacetan di berbagai titik strategis.

Menyikapi prediksi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi telah melakukan pemetaan komprehensif terhadap titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di 11 kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Data historis menunjukkan adanya setidaknya 31 titik yang kerap mengalami kepadatan kendaraan.

Pembatasan Kendaraan Berat untuk Kelancaran Arus Mudik

Salah satu langkah proaktif yang diambil oleh Polda Jambi adalah memberlakukan pembatasan operasional bagi kendaraan bertonase besar. Kebijakan ini secara spesifik menyasar kendaraan sumbu tiga dan kendaraan angkutan batu bara.

“Pembatasan angkutan batu bara, sesuai dengan surat edaran Gubernur Jambi, diberlakukan mulai tanggal 13 hingga 29 Maret 2026,” jelas Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono.

Sosialisasi mengenai pembatasan ini telah dilakukan sejak tiga hari sebelum kebijakan diterapkan. “Kami sudah mendahului tiga hari sebelumnya, kami sudah mengimbau agar kendaraan yang beroperasi untuk menepi dan menunggu di kantong parkir yang telah disediakan,” tambah Kombes Pol Adi Benny Cahyono.

Sementara itu, untuk kendaraan sumbu tiga, pemberhentian operasional telah dimulai sejak tanggal 11 Maret hingga 30 Maret 2026, sejalan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri dan Korlantas Polri.

Identifikasi Titik Rawan Kemacetan

Kombes Pol Adi Benny Cahyono juga mengidentifikasi jenis-jenis lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan kemacetan. Area wisata, jalan arteri utama, hingga ruas jalan tol menjadi perhatian khusus. Kepadatan kendaraan diprediksi akan terjadi di lokasi-lokasi tersebut akibat lonjakan aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan liburan.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas dan memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik, Polda Jambi mengerahkan sebanyak 1.494 personel. Ribuan personel ini akan disiagakan di 44 pos pelayanan dan pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Penempatan pos-pos ini sangat strategis, meliputi area sekitar masjid, pusat keramaian, objek wisata, hingga bandar udara, guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Daftar Titik Rawan Kemacetan di 11 Kabupaten dan Kota di Jambi

Berdasarkan data historis yang dihimpun dari tahun sebelumnya, berikut adalah rincian titik-titik rawan kemacetan yang perlu diwaspadai oleh para pemudik:

Kota Jambi
  • Jalan Hayam Wuruk
  • Simpang Mayang
  • Simpang Purnama
  • Jalan Kol Abundjani
  • Simpang Beringin
  • Depan SD At-Tauffiq
  • Jalan Sultan Thaha
  • Lingkar Timur
  • Jalan Teluk Kenali – Aurduri I
Kabupaten Muaro Jambi
  • Desa Sei Landai Sebapo
  • Simpang III Aurduri Desa Mendalo, Kecamatan Jaluko
  • Simpang III Ma. Kumpe, Kecamatan Kumpe Ulu
Kabupaten Batanghari
  • Pasar PU Ma Tembesi
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  • Desa Sei Saren, Kecamatan Bram Itam
Kabupaten Tanjung Jabung Timur
  • Nihil titik rawan kemacetan yang teridentifikasi secara khusus pada data historis.
Kabupaten Sarolangun
  • Pasar Pauh
  • Pasar Tumpah Mandiangin
  • Pasar Tumpah Singkut
Kabupaten Merangin
  • KM 1 Pasar Bawah Bangko
  • Pasar Tumpah Sungai Manau
Kabupaten Bungo
  • Jalinsum KM 58 Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan
Kabupaten Tebo
  • Desa Sei Keruh, Jalan Lintas Tebo – Jambi Km. 28, Kecamatan Tebo Tengah
  • Kelurahan Sei Bengkal, Jalan Lintas Tebo – Jambi KM 50, Kecamatan Tebo Ilir
Kabupaten Kerinci
  • Pasar Bedeng Vii – Kayu Aro
  • Pasar Semurup, Kecamatan Air Hangat
  • Pasar Siulak 2. Gedang, Kecamatan Siulak
  • Jalan Muradi, Koto Lolo, Kecamatan Pesisir Bukit

Dengan persiapan matang dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di Jambi dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, sehingga seluruh masyarakat dapat merayakan hari raya dengan penuh sukacita.

Pos terkait