6 Tempat Paling Kotor di Gym

Tips untuk Mengurangi Paparan Kuman di Gym

Banyak cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Salah satunya dengan berolahraga di gym atau pusat kebugaran. Namun tanpa disadari saat berolahraga di gym Anda mungkin terpapar kuman penyebab penyakit. Beberapa permukaan yang sering disentuh di pusat kebugaran mungkin mengandung lebih banyak kuman daripada dudukan toilet umum pada umumnya.

Bakteri yang ditemukan di permukaan pusat kebugaran dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari infeksi kulit ringan hingga pneumonia hingga septikemia. Untuk partikel virus, dalam kebanyakan kasus, orang mungkin mengalami gejala flu biasa atau gejala seperti flu.

Berikut ini adalah beberapa barang-barang yang paling banyak mengandung kuman di gym:

  • Matras Yoga

Ahli mikrobiologi Jason Tetro menemukan bahwa permukaan yang paling banyak mengandung kuman adalah yang paling sering digunakan, seperti matras. Kuman berkembang biak berdasarkan seberapa sering sesuatu disentuh, luas permukaannya, tekanan yang diberikan, serta tingkat kelembapan kulit dan permukaan yang disentuh. Untuk mengurangi risiko infeksi, disarankan membawa barang-barang pribadi seperti matras yoga, handuk, dan sarung tangan.

  • Exercise Balls

Exercise Balls di pusat kebugaran juga merupakan tempat tersembunyi sarang bakteri dan virus penyebab penyakit. Reynolds bola latihan yang sering kali bertekstur tinggi sehingga sulit didisinfeksi. Sebuah studi terhadap 16 fasilitas kebugaran di Ohio menemukan bahwa lebih dari sepertiga permukaan dinyatakan positif mengandung bakteri Staphylococcus aureus.

  • Barbel dan Dumbbell

Kuman juga cenderung berada di benda-benda yang mungkin tidak Anda duga, seperti batang dumbbell dan barbel. Orang sering menyentuh permukaannya dan cenderung memberikan banyak tekanan dengan tangan yang basah dan berkeringat.

  • Pegangan Alat Kardio

Pegangan pada treadmill, elliptical, dan sepeda statis juga merupakan penyebab umum penyebaran kuman. Jika tidak dirawat dengan benar, pegangan alat kardio dapat dengan cepat menjadi vektor penularan.

  • Dinding dan Lantai Kamar Mandi

Ruang ganti juga merupakan zona berisiko tinggi. Dinding dan lantai kamar mandi pun mungkin mengandung jamur, lumut, dan bakteri lainnya. Kelembapan justru mendorong pertumbuhan mikroba, jadi perhatikan permukaan yang disentuh saat memulihkan diri setelah berolahraga. Disarankan untuk tidak meletakkan tas olahraga di lantai yang kotor dan menggunakan sandal jepit di ruang ganti dan kamar mandi.

  • Tombol Mesin

Tombol-tombol pada mesin ini tidak sebersih kelihatannya. Tombol-tombol mesin olahraga menciptakan area sentuh kecil yang sering disentuh, mudah terkontaminasi, tetapi jarang dibersihkan.

Selain saran-saran terkait penggunaan alat-alat, ada beberapa hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah terpapar kuman di gym. Seperti mencuci tangan secara menyeluruh sebelum dan sesudah menggunakan pusat kebugaran. Hindari menyentuh wajah saat berolahraga untuk mencegah penularan patogen dari tangan ke wajah.

Jika memungkinkan, manfaatkan area luar ruangan atau berolahragalah di tempat yang berventilasi paling baik. Jadwalkan olahraga pada jam-jam yang tidak terlalu ramai untuk menghindari periode puncak kontaminasi.

Pos terkait