670 talenta muda memeriahkan festival sepak bola rakyat Makassar

Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar Menghadirkan 670 Talent Muda

Festival Sepak Bola Rakyat yang digelar di Makassar berhasil menarik perhatian banyak kalangan, khususnya para penggemar sepak bola dan generasi muda. Acara ini diikuti oleh 670 talenta muda dari 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Sulawesi Selatan. Berlangsung di Lapangan Bola Telkom Makassar, acara yang berlangsung selama tiga hari, yaitu Kamis hingga Sabtu (21-23 Mei 2026), menjadi ajang pengembangan bakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan melalui olahraga sepak bola.

Festival ini merupakan inisiatif dari PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) bekerja sama dengan Cuwitan Digital dan Coca-Cola Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional serta memberikan wadah bagi talenta-talenta muda di wilayah Sulawesi, khususnya Palu, Makassar, dan Manado. Dalam rangkaian acara, peserta tidak hanya mengikuti coaching clinic dan pertandingan kompetitif, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas komunitas yang menggabungkan pengembangan sepak bola dengan hiburan rakyat.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta juga dapat menyaksikan bazaar UMKM lokal dan pertandingan eksibisi yang melibatkan komunitas setempat. Salah satu hal menarik dalam festival ini adalah hadirnya Podcast ‘Nobar (Ngobrol Bola Ramean) bersama Coca-Cola’, yang dipandu oleh figur sepak bola nasional. Acara ini bertujuan untuk mendekatkan para penggemar dengan idola mereka dan memberikan wadah diskusi yang menarik.

Komitmen Membangun Ekosistem Sepak Bola Nasional

Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN), Rizky Aidi, menjelaskan bahwa Makassar menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat. Sebelumnya, gelaran serupa telah sukses digelar di Labuan Bajo, Jakarta, dan Palu dengan total peserta sebanyak 675 dari 32 SSB.

“Antusiasme Makassar luar biasa, ada 670 talenta muda yang berasal dari 32 SSB dan SMA,” ujarnya saat berada di Lapangan Bola Telkom Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Sabtu (23 Mei 2026).

Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menegaskan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat sekaligus menginspirasi generasi muda. Ia mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen nyata Coca-Cola Indonesia dalam membawa semangat FIFA World Cup 2026 lebih dekat ke masyarakat.

“Kami ingin mendorong masyarakat lebih aktif dan bisa melakukan kegiatan sesuai dengan bakatnya dengan baik, salah satunya melalui sepak bola,” tambahnya.

Peluang Berkembang Bagi Talent Muda

Pelatih sepak bola Indonesia, Fabio Oliveira, menilai kehadiran Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar membuka peluang besar bagi talenta muda daerah untuk berkembang. Menurutnya, Kota Daeng, sebutan Makassar, memiliki banyak pemain hebat dan karakter yang berbeda.

“Animo anak di Makassar luar biasa, semangatnya luar biasa. Kalau bicara sepak bola Makassar, punya harapan tinggi. Punya ciri khas, berani dan gesit,” katanya.

Rangkaian Acara yang Berkesan

Festival Sepak Bola Rakyat dimulai di Labuan Bajo pada Desember 2025. Kemudian berlanjut ke Palu pada April 2026, Makassar pada Mei 2026, dan puncaknya di Manado pada Juni 2026. Setiap tahap penyelenggaraan acara diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan sepak bola di wilayah tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan dan cerita di balik layar dapat disaksikan melalui kanal Cuwitan62. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, festival ini juga menjadi wadah untuk membangun komunitas sepak bola yang lebih kuat dan solid.


Pos terkait