Gerakan Rakyat Resmi Didirikan, Tekankan Keadilan Ekologis dan Semangat Akar Rumput
Jakarta – Mantan calon Presiden Republik Indonesia, Anies Baswedan, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama organisasi massa Gerakan Rakyat di Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 Januari 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari, 17-18 Januari 2026, ini mengusung tema besar “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”.
Peresmian Gerakan Rakyat ini tidak hanya dihadiri oleh Anies Baswedan, tetapi juga oleh sejumlah loyalis dan mantan anggota tim sukses pemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) pada Pemilihan Presiden 2024. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus; Deputi Disabilitas, Surya Tjandra; mantan Dewan Pakar Timnas AMIN, Saut Situmorang; serta Juru Bicara Timnas AMIN, Sulfikar Amir. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas dan kesinambungan semangat yang pernah terjalin selama kontestasi politik.
Dalam pidato pembukaannya, Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan bahwa organisasi ini dibangun atas dasar semangat gotong royong. Beliau mencontohkan bahwa panitia tidak menyediakan akomodasi khusus bagi para peserta yang datang dari berbagai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Para peserta didorong untuk mencari sendiri tempat menginap, sebuah langkah yang digambarkan Sahrin sebagai bukti kemandirian dan minimnya ketergantungan pada sumber daya luar.
“Ini menunjukkan bahwa Gerakan Rakyat ini lahir bukan dari atas meja makan keluarga dinasti politik. Ini menunjukkan bahwa Gerakan Rakyat bukan dilahirkan oleh sekelompok elit oligarki ekonomi, tapi Gerakan Rakyat ini lahir betul-betul dari semangat rakyat yang ada di akar rumput,” ujar Sahrin dalam pidatonya yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat. Pernyataan ini secara lugas menggarisbawahi identitas Gerakan Rakyat sebagai organisasi yang murni berasal dari aspirasi dan partisipasi masyarakat luas, bukan dari kalangan elit atau kekuasaan tertentu.
Latar Belakang dan Sejarah Pembentukan Gerakan Rakyat
Sahrin Hamid, yang juga dikenal sebagai juru bicara Anies Baswedan selama kampanye Pilpres 2024, menceritakan bagaimana Gerakan Rakyat mulai terbentuk pada November 2023. Ide pembentukan organisasi ini muncul dari partisipasi politik para relawan dan anggota Timnas Amin yang memiliki gagasan serupa. Semangat untuk terus berkontribusi dan mengawal perubahan menjadi pendorong utama di balik inisiatif ini.
Awalnya, Gerakan Rakyat dirancang sebagai bagian dari agenda politik untuk memenangkan perubahan yang diusung oleh Anies Baswedan. Pada fase tersebut, seluruh pendukung berfokus pada upaya pemenangan elektoral Anies Baswedan. Namun, dinamika dan hasil Pemilihan Presiden 2024 memberikan kesadaran baru bagi para pendukung Anies. Kekalahan dalam kontestasi tersebut justru memicu keinginan yang lebih kuat untuk membangun sebuah organisasi massa yang solid dan berkelanjutan, yang mampu terus menyuarakan aspirasi dan gagasan perubahan.
Kesadaran kolektif inilah yang kemudian mengkristal menjadi sebuah organisasi berbadan hukum. Secara formal, Gerakan Rakyat resmi berdiri pada tanggal 27 Februari 2025. “Maka lahirlah secara formal organisasi berbadan hukum yang dinamakan Gerakan Rakyat,” jelas Sahrin, menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan organisasi ini.
Agenda Rakernas dan Penguatan Kader
Rangkaian kegiatan Rakernas I Gerakan Rakyat tidak hanya sebatas pembukaan dan pidato. Pada hari kedua, Minggu, agenda dilanjutkan dengan berbagai sesi penting. Di antaranya adalah penyampaian pandangan umum dari perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), badan otonom, sayap organisasi, serta pandangan dari ketua dewan pakar. Sesi-sesi ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dari berbagai tingkatan organisasi dan merumuskan langkah strategis ke depan.
Puncak dari Rakernas I adalah pembahasan dan penetapan hasil-hasil yang telah dirumuskan. Keputusan-keputusan yang diambil dalam rapat kerja nasional ini akan menjadi pedoman bagi Gerakan Rakyat dalam menjalankan program-programnya di masa mendatang, terutama terkait dengan tema keadilan ekologis.
Sebelum meresmikan Rakernas, Sahrin Hamid dan Anies Baswedan juga turut serta dalam kegiatan “Kelas Kader Gerakan Rakyat” yang diselenggarakan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada tanggal yang sama, 17 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 700 kader Gerakan Rakyat dari berbagai penjuru Indonesia. Kegiatan “Kelas Kader” ini dirancang khusus untuk memperkuat pondasi ideologi dan pemahaman para pejuang perubahan di tingkat akar rumput. Melalui sesi-sesi edukatif dan diskusi, para kader diharapkan dapat semakin militan dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang visi, misi, serta tujuan Gerakan Rakyat. Ini merupakan investasi penting dalam membangun kapasitas sumber daya manusia organisasi agar mampu menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan tujuan organisasi secara efektif.





