Upaya Pemberantasan Penyelundupan di Wilayah Perbatasan Nunukan
Kegiatan apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Mako Lanal Nunukan, Senin (27/4/2026), menjadi wujud komitmen pemerintah dan lembaga terkait dalam memperkuat pengawasan terhadap penyelundupan di wilayah perbatasan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Nunukan, Rommy Heryadi, dengan partisipasi berbagai instansi seperti TNI, Polri, serta jajaran pemerintah daerah.
Apel ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antarinstansi dalam menghadapi ancaman penyelundupan yang masih marak di wilayah perbatasan. Menurut Rommy, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapan nyata dari aparat dalam menghadapi tantangan tersebut.
Posisi Strategis Wilayah Nunukan
Wilayah Nunukan memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara lain. Hal ini menjadikannya sebagai titik rawan bagi aktivitas ilegal. Rommy menekankan bahwa tantangan yang dihadapi tidak sederhana, sehingga diperlukan kesiapan dan kerja sama semua pihak.
“Tantangan yang kita hadapi tidak sederhana, sehingga dibutuhkan kesiapan dan kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Bea Cukai, TNI AL, TNI AD, kepolisian, serta satuan tugas pengamanan perbatasan. Menurutnya, masalah penyelundupan tidak bisa ditangani hanya oleh satu lembaga saja.
Dampak Luas dari Praktik Penyelundupan
Rommy juga mengingatkan bahwa praktik penyelundupan membawa dampak luas, mulai dari kerugian negara hingga ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Barang-barang ilegal seperti produk konsumsi, rokok, obat-obatan, hingga suku cadang kendaraan berpotensi merusak stabilitas ekonomi dan membahayakan warga.
“Penyelundupan bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga ancaman bagi kedaulatan negara dan keamanan masyarakat,” tegasnya.
Perhatian Pemerintah Pusat
Pemerintah pusat sendiri telah memberikan perhatian khusus terhadap pengamanan wilayah perbatasan, termasuk di Kalimantan Utara. Penguatan pengawasan dan peningkatan peran aparat menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan berbagai bentuk kejahatan lintas negara.
Rommy mengajak seluruh peserta apel untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi ancaman.
“Jadikan sinergi sebagai kekuatan utama, integritas sebagai dasar, dan keberanian sebagai semangat dalam menegakkan hukum,” pungkasnya.
Langkah-Langkah yang Dilakukan
Beberapa langkah yang dilakukan dalam upaya pemberantasan penyelundupan antara lain:
- Peningkatan koordinasi antarinstansi untuk memastikan pengawasan yang lebih efektif.
- Pelibatan TNI dan Polri dalam operasi patroli dan pemeriksaan di titik-titik rawan.
- Peningkatan kapasitas personel dalam mendeteksi dan menangani penyelundupan.
- Penggunaan teknologi canggih untuk memperkuat sistem pengawasan.
Kesimpulan
Kegiatan apel gelar pasukan di Nunukan menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan penyelundupan. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat menekan aktivitas ilegal dan menjaga stabilitas ekonomi serta keamanan masyarakat.






