Duel Panas Serie A: Atalanta Jamu Roma di Stadion Gewiss, Gasperini Kembali ke Kandang Lama
Akhir pekan ini, Serie A Italia akan menyajikan duel sengit yang diprediksi akan penuh drama dan tensi tinggi. Atalanta BC dijadwalkan menjamu AS Roma di Stadion Gewiss, Bergamo, dalam pertandingan yang krusial bagi kedua tim dalam perburuan posisi empat besar. Laga yang akan bergulir pada Minggu dini hari, 4 Januari 2026, pukul 02.45 WIB ini bukan hanya sekadar perebutan poin, tetapi juga diwarnai nuansa emosional bagi Gian Piero Gasperini.
Ini akan menjadi kali pertama Gasperini kembali ke Bergamo sejak meninggalkan klub yang ia bawa ke masa kejayaan dalam sejarah modern Atalanta. Meskipun begitu, aura nostalgia diprediksi tidak akan memengaruhi intensitas pertandingan. Kedua tim sama-sama berambisi meraih kemenangan demi mengamankan posisi strategis di klasemen. Atalanta bertekad mempertahankan dominasinya di kandang, sementara AS Roma berupaya keras mencuri poin penuh untuk menempel ketat para pesaing di papan atas.
Rekor Pertemuan yang Mengunggulkan Atalanta
Secara historis, Atalanta memiliki catatan yang cukup dominan dalam beberapa pertemuan terakhir melawan AS Roma. La Dea, julukan Atalanta, kerap merepotkan Giallorossi, baik saat bermain di kandang sendiri maupun di Stadion Olimpico.
Dalam enam bentrokan terakhir di Serie A, Atalanta berhasil mengemas lima kemenangan dan satu kali hasil imbang. Pertemuan paling mutakhir pada 13 Mei 2025, berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Atalanta. Sebelumnya, pada Desember 2024, mereka juga sukses membawa pulang tiga poin dari Roma dengan skor 2-0. Di Bergamo pada Mei 2024, skor 2-1 juga menjadi milik tuan rumah. Satu-satunya hasil imbang terjadi pada Januari 2024, di mana kedua tim bermain imbang 1-1 di Roma. Bahkan, pada April 2023 dan September 2022, Atalanta mampu meraih kemenangan tanpa banyak hambatan. Statistik ini tentu menjadi modal kepercayaan diri yang besar bagi tim tuan rumah.
Tantangan di Lini Serang Atalanta
Meskipun memiliki rekor pertemuan yang mengesankan, Atalanta tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain kunci dipastikan absen. Ademola Lookman dan Odilon Kossounou saat ini tengah membela negara masing-masing di ajang Piala Afrika. Raoul Bellanova juga harus menepi lapangan akibat cedera yang dialaminya.
Absennya Lookman menjadi sorotan utama, mengingat kontribusinya yang sangat signifikan di lini serang Atalanta. Sebagai gantinya, harapan besar kini tertuju pada Gianluca Scamacca. Namun, menariknya, penyerang asal Italia ini justru memiliki catatan yang kurang impresif saat menghadapi AS Roma, klub masa kecilnya. Dalam total 252 menit penampilannya melawan Giallorossi di Serie A, Scamacca belum pernah sekalipun mencatatkan namanya di papan skor. Catatan ini menjadi rekor terburuknya saat berhadapan dengan satu tim tertentu.
Masalah cedera Atalanta semakin diperparah dengan absennya Bellanova dan Mitchel Bakker dalam jangka waktu yang cukup lama. Davide Zappacosta juga diragukan tampil karena mengalami gangguan pada otot fleksornya, sehingga peluangnya untuk bermain melawan mantan klubnya masih menjadi tanda tanya besar.
Meskipun demikian, lini tengah Atalanta diprediksi tetap solid dengan kehadiran Marten de Roon dan Ederson. Kreativitas dari Charles De Ketelaere dan Mario Pasalic di belakang Scamacca juga diharapkan dapat memberikan suntikan tenaga di lini serang.
Kondisi AS Roma yang Juga Terkendala
Di kubu AS Roma, situasi yang dihadapi tidak kalah rumit. Tim tamu juga harus kehilangan beberapa pemain pilar mereka. Gelandang asal Maroko, Neil El Aynaoui, belum dapat diturunkan. Evan Ndicka juga absen karena mengikuti panggilan negaranya di Piala Afrika. Kapten tim, Lorenzo Pellegrini, kembali harus menepi akibat cedera hamstring yang belum pulih sepenuhnya.
Meskipun demikian, AS Roma mendapatkan angin segar dengan kembalinya Artem Dovbyk. Pemain ini telah pulih dari cedera paha dan siap menjadi opsi berharga di lini depan.
Komposisi penyerang Roma masih menyisakan teka-teki. Paulo Dybala dan Ferguson dilaporkan belum berada dalam kondisi fisik yang ideal. Oleh karena itu, keputusan mengenai siapa yang akan diturunkan sejak menit awal kemungkinan baru akan ditentukan menjelang pertandingan.
Salah satu posisi yang tidak diperdebatkan di skuad Roma adalah penjaga gawang. Mile Svilar menunjukkan performa luar biasa sepanjang tahun 2025. Ia bahkan menduduki peringkat teratas dalam jumlah clean sheet dan persentase penyelamatan terbaik di antara para kiper di lima liga top Eropa.
Prediksi Susunan Pemain
Melihat potensi skuad yang tersedia, berikut adalah prediksi susunan pemain untuk kedua tim:
Atalanta BC:
* Kiper: Marco Carnesecchi
* Bek: Berat Djimsiti, Isak Hien, Toni Rüdiger
* Sayap: Emesz Zalewski, Tommaso Bernasconi
* Gelandang: Marten de Roon, Ederson
* Gelandang Serang: Charles De Ketelaere, Mario Pasalic
* Penyerang: Gianluca Scamacca
AS Roma:
* Kiper: Mile Svilar
* Bek: Gianluca Mancini, Piotr Zieliński, Mario Hermoso
* Sayap: Zeki Çelik, Wesley
* Gelandang: Houssem Aouar, Bryan Cristante
* Penyerang: Matias Soulé, Paulo Dybala, Viktor Gyökeres
Analisis Pertandingan dan Prediksi Skor
Melihat kondisi kedua tim, pertandingan ini diprediksi akan berjalan sangat ketat dan dipenuhi dengan duel fisik yang intens. Atalanta memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri dan rekor pertemuan yang mengesankan. Namun, AS Roma datang dengan motivasi tinggi dan performa solid di bawah mistar gawang berkat penampilan gemilang Mile Svilar.
Dengan segala pertimbangan tersebut, pertandingan ini diprediksi akan berakhir dengan skor imbang.
Prediksi Skor: Atalanta 2-2 AS Roma.





