Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Tegal
Pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja di Area Hutan GOR Trisanja Slawi, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sekaligus menghadirkan harapan bagi keluarga pekerja.
Peringatan May Day tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap perlindungan sosial bagi pekerja. Santunan BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada ahli waris almarhum Riyan Febriyanto yang diwakili istrinya dengan total sebesar Rp293.697.830. Selain itu, santunan juga diberikan kepada ahli waris almarhumah Tika Nuriatus Sholikha melalui perwakilan keluarga dengan total sebesar Rp135.052.470.
Santunan tersebut meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Bupati Ischak menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat perlindungan bagi pekerja sekaligus menjaga keseimbangan hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Tegal.
“Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga pemerintah, pelaku usaha, dan buruh semakin kompak untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Tegal,” kata Bupati Ischak, dalam rilis yang diterima.
Ia menilai komunikasi yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja menjadi kunci terciptanya stabilitas ketenagakerjaan. Hal ini turut mendorong kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) setiap tahun serta meningkatnya minat investasi di daerah.
“Setiap tahun UMK kita naik. Ini berkat komunikasi yang baik antara semua pihak. Kabupaten Tegal juga terus dilirik investor, terbukti dengan bertambahnya jumlah pabrik yang berdampak pada meningkatnya kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Ischak.
Menurutnya, iklim yang kondusif akan memberikan dampak positif bagi seluruh pihak. Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap sinergi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha semakin kuat dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan.
“Kalau situasi kondusif, semua diuntungkan. Pemerintah senang, pengusaha senang, dan buruh juga senang,” tegas mas Bupati Ischak.
Peran Penting Pekerja dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal Supriyadi atau akrab disapa Andi, menyebut peringatan May Day sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
“Peringatan Hari Buruh ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang untuk saling menguatkan dan membangun hubungan yang lebih harmonis,” jelas Andi.
Andi mengatakan, pekerja memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja serta memperluas kesempatan kerja.
“Kami akan terus berupaya membuka peluang kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif,” lanjutnya.
Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Rudianto Panjaitan, menuturkan program jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan manfaat nyata bagi pekerja dan keluarganya.
“Manfaatnya sangat besar. Santunan jaminan kematian, beasiswa untuk anak, hingga jaminan pensiun diberikan kepada ahli waris. Ini bentuk kepedulian negara kepada pekerja,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan perlindungan tersebut dapat diakses oleh pekerja formal maupun informal dengan iuran yang terjangkau.
“Dengan iuran minimal sekitar Rp16.800, pekerja informal sudah bisa mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian,” tambah Rudianto.
Menurutnya, momentum May Day ini menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam hubungan industrial.
“Tidak harus dengan demo, melalui kebersamaan seperti ini justru bisa tercipta komunikasi yang baik untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.






