BYD Geser Honda & Suzuki: 10 Merek Mobil Terlaris Januari 2026

Gelombang Penjualan Otomotif Menggeliat di Awal 2026, BYD Lampaui Honda dan Suzuki

Tahun 2026 diawali dengan sinyal positif bagi industri otomotif Indonesia. Berbagai pabrikan mobil mencatatkan performa penjualan yang impresif pada bulan Januari, mengindikasikan adanya pemulihan pasar yang signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Toyota kembali menegaskan dominasinya sebagai produsen mobil terlaris, sementara pendatang baru yang berfokus pada kendaraan listrik, BYD, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan melampaui penjualan Honda dan Suzuki.

Data penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) pada Januari 2026 menunjukkan angka yang menggembirakan, yaitu sebanyak 66.447 unit. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 7% dibandingkan dengan capaian Januari 2025 yang tercatat sebesar 62.084 unit. Tren positif ini juga tercermin pada penjualan ritel (dari dealer ke konsumen), yang mencapai 66.936 unit pada periode yang sama. Penjualan ritel ini juga menunjukkan kenaikan sebesar 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 64.076 unit.

Dominasi Toyota dan Munculnya Kekuatan Baru

Toyota masih kokoh di puncak daftar penjualan dengan distribusi wholesales mencapai 20.078 unit, sekaligus menguasai pangsa pasar sebesar 30,2%. Posisi kedua ditempati oleh Daihatsu, yang juga berada di bawah naungan Grup Astra, dengan penjualan 12.513 unit. Mitsubishi Motors menyusul di tempat ketiga dengan total penjualan 6.898 unit.

Namun, sorotan utama di awal tahun ini tertuju pada BYD. Produsen mobil listrik asal China ini secara mengejutkan berhasil menduduki peringkat keempat dalam daftar mobil terlaris, dengan catatan wholesales sebanyak 4.879 unit. Prestasi ini menempatkan BYD di atas dua pabrikan Jepang yang sudah lama berkecimpung di pasar Indonesia, yaitu Honda yang mencatat penjualan 4.016 unit, dan Suzuki dengan 2.783 unit.

Keberhasilan BYD tidak terlepas dari keseriusannya dalam berinvestasi di Indonesia. Pabrik BYD yang berlokasi di kawasan Subang Smartpolitan, Jawa Barat, menjadi salah satu faktor kunci. Fasilitas produksi ini dibangun di atas lahan seluas 108 hektare dengan target kapasitas produksi mencapai 150.000 unit per tahun. Investasi yang diperkirakan mencapai Rp11,7 triliun ini dijadwalkan akan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2026, yang bertepatan dengan momentum awal peluncuran produknya di pasar.

Optimisme dan Tantangan di Industri Otomotif 2026

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, menyatakan optimisme asosiasi terhadap target penjualan mobil sepanjang tahun 2026. Ia menargetkan angka penjualan sebesar 850.000 unit dapat tercapai. “Kita harus optimis bahwa itu bisa tercapai sampai dengan akhir tahun, bahkan kalau bisa lebih. Itu harapan kita semua, kita selalu optimis, tetapi juga realistis,” ujar Jongkie.

Meskipun demikian, Jongkie juga mengingatkan bahwa industri otomotif pada tahun ini masih akan menghadapi berbagai tantangan. Pertumbuhan ekonomi yang belum stabil, fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, serta kebijakan suku bunga menjadi beberapa faktor yang perlu diwaspadai. “Masih banyak tantangannya tentunya kan dari pertumbuhan ekonomi, dari nilai tukar, dari suku bunga. Hal-hal itu yang kita tidak bisa abaikan begitu saja. Semua hal-hal itu terkait dengan penjualan,” pungkasnya.

Daftar 10 Pabrikan Mobil Terlaris Januari 2026 (Wholesales):

  1. Toyota: 20.078 unit
  2. Daihatsu: 12.513 unit
  3. Mitsubishi Motors: 6.898 unit
  4. BYD: 4.879 unit
  5. Honda: 4.016 unit
  6. Suzuki: 2.783 unit
  7. Mitsubishi Fuso: 2.332 unit
  8. Isuzu: 2.170 unit
  9. Jaecoo: 2.025 unit
  10. Hino: 1.556 unit

Pos terkait