Depapre Jadi Pusat Perikanan Papua



Sentani – Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, sebagai kawasan berbasis perikanan. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mendorong pengembangan ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Program pengembangan perikanan ini mencakup beberapa aspek penting. Pertama, pembangunan infrastruktur perikanan seperti dermaga kampung dan akses jalan menuju kawasan laut. Kedua, pengembangan kawasan kampung nelayan yang akan menjadi pusat aktivitas penangkapan ikan. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas pengolahan hasil laut, termasuk pabrik pengalengan ikan.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menjelaskan bahwa Depapre akan menjadi pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi Papua. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan kepada kelompok nelayan melalui penyediaan kapal tangkap dan pendampingan teknis untuk meningkatkan hasil produksi.

“Depapre akan menjadi pusat perikanan Provinsi Papua. Kami akan bangun fasilitas, termasuk pabrik pengalengan ikan,” ujar Fakhiri usai tatap muka dengan ondoafi dan masyarakat di Kampung Waiya, Distrik Depapre, Rabu (29/4).

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan dukungan kepada kelompok nelayan berupa kapal tangkap dan pendampingan teknis agar hasil produksi meningkat. Fakhiri menekankan bahwa tidak semua nelayan harus menjadi pegawai negeri. “Laut kita luas, cari ikan, pemerintah akan bantu beli hasil tangkapan,” katanya.

Ia juga menegaskan prinsip pemerintah yang tidak melakukan pembelian tanah dalam proyek pembangunan. “Kalau saya beli, nanti kalian tidak punya hak lagi. Kami (pemerintah) hanya masuk dengan program, manfaatnya kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Fakhiri berharap masyarakat tetap menjaga pembangunan yang berjalan serta mengawasi pelaksanaannya. Ia juga memastikan akan terus turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan warga. “Saya tidak akan capek bertemu masyarakat demi kebaikan bersama,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pengembangan Depapre sebagai sentra ekonomi berbasis kelautan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan fokus pada sektor perikanan, pemerintah berharap dapat menciptakan peluang kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Beberapa langkah strategis telah direncanakan untuk mendukung visi ini. Di antaranya:

  • Pembangunan infrastruktur perikanan: Termasuk dermaga kampung dan akses jalan ke kawasan laut.
  • Pengembangan kawasan kampung nelayan: Sebagai pusat aktivitas penangkapan ikan dan pengolahan hasil laut.
  • Pembangunan fasilitas pengolahan: Seperti pabrik pengalengan ikan untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan.
  • Pendampingan teknis: Untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas nelayan.
  • Penyediaan kapal tangkap: Agar nelayan memiliki alat yang memadai untuk menangkap ikan.
  • Keterlibatan masyarakat: Masyarakat akan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pengelolaan sumber daya laut.

Dengan pendekatan yang terencana dan kolaboratif, pemerintah berharap pengembangan Depapre dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.

Pos terkait