Upaya Penyelamatan Korban Tabrakan Kereta di Bekasi
Tim SAR masih berjuang untuk mencari dan mengevakuasi korban dari kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. Kecelakaan ini terjadi pada Senin (27/4) malam, ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian gerbong KRL Commuter Line. Hingga hari kedua, masih ada dugaan beberapa penumpang terjebak di dalam rangkaian kereta yang mengalami kerusakan parah.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa tim SAR terus mempercepat proses evakuasi dengan memaksimalkan seluruh personel Basarnas dan unsur SAR gabungan. “Evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang sangat rusak,” ujarnya.
Prioritas utama tim SAR adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin. Sejak dini hari, proses evakuasi menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada pukul 02.42 WIB, tim berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia yang belum teridentifikasi dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Selanjutnya, pada pukul 04.17 WIB, satu korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Pada pukul 05.49 WIB, tim SAR berhasil menyelamatkan korban atas nama Ata (30). Disusul pada pukul 05.59 WIB, satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Tidak lama kemudian, pada pukul 06.25 WIB, tim berhasil menyelamatkan Mia (26). Pada pukul 06.55 WIB, korban selamat atas nama Siti Fatonah (47) berhasil dikeluarkan dari rangkaian kereta. Memasuki pukul 07.25 WIB, satu korban selamat lainnya atas nama Endang Kuswati (40) juga berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, jumlah korban tercatat sebanyak 92 orang. Dari jumlah tersebut, 85 korban selamat sedang dalam perawatan di rumah sakit, sementara beberapa di antaranya sudah langsung dibawa pulang karena hanya mengalami luka ringan. Tujuh orang dinyatakan meninggal dunia.
Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, antara lain:
- RS Bela Bekasi
- RS Bhakti Kartini
- RS Hermina Bekasi
- RS Mitra Keluarga Bekasi Barat
- RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
- RS Mitra Plumbon
- RS Primaya Bekasi
- RS Siloam Bekasi Timur
- RS Siloam Cikarang
- RS Polri Kramat Jati
Proses evakuasi dan penanganan korban terus berlangsung dengan koordinasi yang baik antara tim SAR dan rumah sakit setempat. Semua upaya dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan para korban serta keluarga mereka.






