Kehilangan Kepercayaan dan Rasa Bersalah yang Mendalam
Bunga Zainal, aktris berusia 39 tahun, mengaku sedang menghadapi masa sulit setelah mengenalkan teman lamanya, DH, kepada suaminya, Sukhdev Singh. Dugaan penipuan yang dilakukan DH menyebabkan kerugian finansial besar bagi keluarga Bunga dan Sukhdev, hingga mencapai miliaran rupiah.
Perkenalan antara DH dan Sukhdev bermula dari kedekatan Bunga dengan DH selama 10 tahun. Namun, Bunga tidak pernah bermaksud untuk melibatkan suaminya dalam urusan bisnis apapun dengan DH. Namun, tekanan dan rayuan yang terus-menerus dari DH membuat Bunga akhirnya memperkenalkan DH kepada Sukhdev.
“Jujur saya merasa sangat bersalah. Karena DH ini teman lama saya, yang saya kenalkan kepada suami saya,” ujar Bunga saat ditemui di Divpropam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).
DH diketahui menggunakan kedekatan tersebut untuk menawarkan investasi batu bara yang terkesan menjanjikan. Ia bahkan mengajak Bunga dan Sukhdev dalam sebuah dinner double date. Setelah pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk melakukan investasi. Sayangnya, janji-janji itu ternyata palsu.
Tiga lembar cek senilai miliaran rupiah yang diberikan DH sebagai jaminan ternyata kosong saat ingin dicairkan. Hal ini membuat Bunga dan Sukhdev merasa tertipu dan kehilangan uang dalam jumlah besar.
Laporan yang Tidak Menunjukkan Kemajuan
Sejak Mei 2024, Bunga dan Sukhdev telah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Namun, hingga kini, laporan tersebut masih mandek tanpa ada tersangka yang ditetapkan. Hal ini membuat Bunga dan Sukhdev merasa tidak puas dengan proses hukum yang berlangsung.
“Saya dan suami sudah memenangkan perkara di tingkat perdata. Kenapa tidak ada kejelasannya? Makanya kami mendatangi Divpropam agar bisa mendapatkan keadilan,” tambah Bunga.
Kepada Divpropam Mabes Polri, Bunga dan Sukhdev mengadukan dugaan ketidakprofesionalan penyidik yang menangani kasus ini. Mereka berharap dapat mendapatkan keadilan yang segera terwujud.
Perjuangan Psikologis dan Moral
Selain kerugian finansial, Bunga juga mengalami luka psikologis yang dalam. Ia mengaku dihantui rasa bersalah karena DH adalah teman dekatnya sendiri. Bahkan, Sukhdev tampak memahami dan mendukung istri mereka dalam menghadapi tekanan moral ini.
“DH sangat lihai dalam menjerat saya. Dia merayu saya sampai mengajak double date dinner. Setelah ketemu dan mengobrol, akhirnya terjadi kesepakatan investasi batu bara ini,” kenang Bunga.
Namun, semua yang dirayukan oleh DH ternyata hanya tipuan belaka. Kini, Bunga dan Sukhdev harus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan menjelaskan bahwa mereka bukanlah pihak yang bersalah dalam kasus ini.
Harapan akan Keadilan
Dengan langkah yang diambil ke Divpropam Mabes Polri, Bunga dan Sukhdev berharap dapat membuka mata pihak berwenang tentang kejanggalan dalam penanganan kasus ini. Mereka berharap adanya tindakan tegas terhadap pelaku penipuan dan keadilan yang segera ditegakkan.






