Dunia Hari Ini: Tiga Pria Australia Dideportasi karena Penerbangan Gelap

Berita Terkini dari Berbagai Negara

Dunia Hari Ini, edisi Rabu, 3 Juni 2026, kami hadirkan berita dari sejumlah negara dalam 24 jam terakhir. Laporan utama kami hadirkan dari Indonesia.

Pria Australia akan Dideportasi dari Papua

Tiga pria Australia diperkirakan akan dideportasi dari Indonesia bulan ini setelah melakukan “penerbangan gelap” ke Papua Selatan dan menjalani hukuman di penjara Indonesia. Terduga buronan Sydney, Zulfukar Aljubouri dan Duong Tan Le, dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Distrik di Merauke karena masuk Indonesia tanpa visa yang sah. Pilot asal Queensland, Jay Victor Davis, dinyatakan bersalah karena membantu kedua orang tersebut.

Kepolisian Federal Australia menduga dua pria asal Sydney dijemput pada tanggal 17 November di landasan udara di Port Stewart, Queensland Utara, oleh sebuah pesawat yang beroperasi dengan transponder dimatikan. Di persidangan, Zulfukar memberikan keterangan bahwa ia dan Duong adalah mitra dalam bisnis tembakau dan melarikan diri karena menerima ancaman dari pesaing.

Kepala BGN Dicopot dari Jabatannya

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya, Selasa kemarin, yang diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta. Presiden Prabowo mengangkat Nanik S Deyang untuk menggantikan Dadan. Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan pencopotan Dadan adalah berdasarkan pertimbangan Prabowo sesuai catatan dan evaluasi selama 1,5 tahun.

“Jadi ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” papar Prasetyo.

Puluhan Tewas Akibat Ledakan di Ukraina

Rusia melakukan serangan besar-besaran terhadap beberapa kota di Ukraina, yang menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai lebih dari 100 orang. Seorang anak berusia tiga tahun dan seorang perempuan bersama putranya yang berusia delapan tahun termasuk di antara 16 orang yang tewas di kota Dnipro, Ukraina tengah, kata para pejabat. Enam orang lainnya tewas di Kyiv.

Serangan terjadi setelah Rusia memperingatkan akan melakukan serangan “sistematis” terhadap Ukraina menyusul serangan pesawat tak berawak yang mematikan di sebuah asrama di wilayah Luhansk yang diduduki Rusia bulan lalu. Ukraina membantah menargetkan asrama tersebut.

Gelombang Panas di India Merenggut Nyawa

Suhu udara melonjak jauh di atas 45 derajat Celcius di beberapa bagian India menyebabkan gelombang panas yang tidak biasa, serta mengganggu kehidupan sehari-hari dan merenggut nyawa. Pasar kosong di siang hari, petani bekerja di malam hari, dan beberapa sekolah tutup, karena cuaca terlalu panas bagi orang-orang untuk beraktivitas normal.

Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah memperingatkan seluruh dunia, termasuk Australia, untuk bersiap menghadapi El Niño moderat hingga kuat tahun ini, yang akan membuat beberapa cuaca dan iklim ekstrem lebih mungkin terjadi. Organisasi Meteorologi Dunia percaya kemungkinan El Niño berkembang pada bulan November “mendekati atau di atas 90 persen” dan diperkirakan akan “setidaknya moderat dan mungkin kuat.”

Pos terkait