Expo Ramadan 2026: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Umat Mandiri

Persis Ramadan Expo 2026: Memperkuat Ekonomi Umat Melalui Kemandirian dan Inklusi

Di tengah semarak bulan suci Ramadan, organisasi Persatuan Islam (Persis) menunjukkan komitmennya untuk memperkuat pilar ekonomi umat. Melalui penyelenggaraan Persis Ramadan Expo 2026 yang bertempat di Trans Studio Mall Bandung, Persis menegaskan bahwa dakwah yang efektif harus senantiasa dibarengi dengan kemandirian ekonomi. Acara ini bukan sekadar pameran dagang musiman, melainkan sebuah manifestasi nyata dari hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4 PP Persis yang bertujuan membangun ekosistem usaha yang inklusif bagi seluruh anggota Persis serta masyarakat Jawa Barat.

Memberdayakan Pelaku Usaha Kecil dan Menengah

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, Ustaz Jeje Zaenudin, menjelaskan bahwa fokus utama dari expo ini adalah memberikan wadah dan panggung yang layak bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). UMKM ini, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi umat, sering kali menghadapi kendala dalam akses pasar.

“Kami berupaya menghimpun dan menyediakan sarana nyata bagi para penggiat ekonomi di lingkungan kami. Berdasarkan data internal, potensi komunitas usaha di lingkungan Persis sangatlah besar. Expo ini adalah langkah awal untuk menyosialisasikan produk lokal berkualitas agar lebih dikenal luas oleh masyarakat luas,” ujar Ustaz Jeje saat ditemui di lokasi acara.

Momentum Ramadan: Belanja Berkualitas Bernilai Ibadah

Pemilihan waktu penyelenggaraan expo di pertengahan bulan Ramadan dinilai sebagai momentum yang sangat strategis. Pada periode ini, masyarakat mulai disibukkan dengan persiapan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri, mulai dari kebutuhan kuliner hingga sandang. Persis hadir menawarkan solusi belanja yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga memberikan nilai ibadah. Hal ini karena setiap pembelian yang dilakukan berarti mendukung kemandirian ekonomi sesama muslim.

Dukungan Pemerintah untuk UMKM Persis

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, yang diwakili oleh Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Kehadiran Menteri Ferry tidak hanya untuk meresmikan acara, tetapi juga membawa komitmen konkret berupa penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berfokus pada pengembangan produk UMKM keluarga besar Persis.

Dalam sambutannya, Menteri Ferry menekankan pentingnya transformasi pola gerak UMKM. Ia mendorong agar UMKM beralih dari pendekatan yang bersifat individual dan informal menjadi lebih terorganisir melalui wadah koperasi.

“Saya sangat berharap kegiatan ini dapat digelar secara rutin setiap tahun dengan skala yang lebih besar. Ini adalah jawaban atas harapan kita bersama untuk melihat produk-produk dari umat Islam dapat diproduksi secara mandiri dengan kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Menteri Ferry.

Gerakan Ekonomi Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Dengan adanya Persis Ramadan Expo 2026, konsep ekonomi keumatan tidak lagi sekadar menjadi wacana atau teori belaka. Acara ini membuktikan bahwa ekonomi keumatan adalah sebuah gerakan nyata yang menempatkan para pelaku UMKM sebagai aktor utama dalam pembangunan ekonomi nasional. Melalui berbagai produk yang ditampilkan, mulai dari makanan olahan, busana muslim, kerajinan tangan, hingga produk-produk inovatif lainnya, Persis Ramadan Expo 2026 membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan, meningkatkan omzet, dan berkontribusi pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Expo ini juga menjadi ajang silaturahmi dan edukasi bagi para pengunjung. Berbagai stan pameran tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga memberikan informasi mengenai keunggulan produk, proses produksi, hingga cerita di balik para pengusaha muda dan pengusaha yang telah lama berkiprah di dunia bisnis. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak anggota Persis untuk berani terjun ke dunia wirausaha dan memanfaatkan potensi ekonomi yang ada.

Lebih lanjut, Persis Ramadan Expo 2026 juga menjadi sarana bagi Persis untuk menunjukkan diversifikasi kegiatan organisasinya. Selain fokus pada dakwah dan pendidikan, Persis secara serius mengembangkan sayapnya di bidang ekonomi. Langkah ini sejalan dengan visi besar untuk menciptakan kemandirian umat secara menyeluruh, baik dari sisi spiritual maupun material. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, Persis optimis bahwa gerakan ekonomi keumatan ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Pos terkait