Borneo FC Samarinda Raih Hasil Imbang Dramatis di Kandang Persija Jakarta
Samarinda – Semangat pantang menyerah Borneo FC Samarinda kembali terbukti ketika mereka berhasil menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta dengan skor 2-2. Pertandingan lanjutan pekan ke-24 Liga Super Indonesia yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa malam (3/3/2026) ini menyajikan drama hingga menit-menit akhir, di mana gol penyama kedudukan di waktu tambahan berhasil menyelamatkan muka “Pesut Etam” dari kekalahan.
Pertarungan antara kedua tim papan atas ini berjalan sengit sejak peluit dibunyikan. Namun, babak kedua menjadi saksi kebangkitan Borneo FC yang menunjukkan mental juara mereka.
Jalannya Pertandingan yang Penuh Ketegangan
Memasuki paruh kedua, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang emas tercipta pada menit ke-47 ketika Koldo Obieta melancarkan sundulan mematikan. Sayangnya, bola masih terarah tepat ke pelukan kiper Persija, Andritany Adhiyasa, yang sigap mengamankan gawangnya.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-62. Berawal dari sebuah umpan matang yang dikirimkan oleh Mariano Peralta, Juan Villa unjuk gigi. Dengan keahliannya, Villa berhasil mengecoh barisan pertahanan Persija sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sepakannya meluncur deras ke sisi kiri gawang “Macan Kemayoran”, mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1. Gol ini menjadi bukti kualitas Villa dalam menciptakan peluang dan mengeksekusi peluang menjadi gol.
Namun, keunggulan Borneo FC tidak bertahan lama. Tuan rumah berhasil kembali memimpin pada menit ke-74. Gelandang Persija, Fabio Canolego, melepaskan tendangan spekulasi yang keras dari luar kotak penalti. Meskipun kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, berhasil ditepis bola tersebut, pantulan bola justru masuk ke dalam gawangnya sendiri. Persija pun unggul 2-1.
Melihat timnya tertinggal, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, segera melakukan pergantian pemain untuk menyegarkan lini tengah dan serangan. Mohammad Anez dan Alfharezzi Buffon ditarik keluar untuk memberi tempat bagi Muhammad Sihran dan Iksanul Zikrak. Keputusan ini terbukti sangat tepat.
Gol Penyelamat di Injury Time
Drama sesungguhnya terjadi pada masa injury time. Di menit ke-90+4, sebuah serangan dibangun oleh Borneo FC. Bek Wertherley Garcia Noguera melepaskan umpan mendatar yang diarahkan ke kotak penalti. Andritany Adhiyasa berusaha menepis bola tersebut, namun tepisannya tidak sempurna. Bola muntah langsung disambar oleh Iksanul Zikrak yang berada di posisi tepat. Dengan sepakan derasnya, ia berhasil menggetarkan jala gawang Persija, mengubah skor menjadi 2-2. Gol penyama kedudukan ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Agung Setiawan, mengakhiri pertandingan dengan skor imbang.
Hasil imbang ini memiliki implikasi penting dalam persaingan di papan atas klasemen Liga Super Indonesia.
Dampak Hasil Imbang Terhadap Klasemen
Pertarungan sengit di papan atas klasemen semakin memanas setelah hasil pertandingan ini. Berikut adalah klasemen sementara setelah pekan ke-24:
- Persib Bandung: 54 Poin
- Persija Jakarta: 51 Poin
- Borneo FC: 50 Poin (*)
Borneo FC, dengan tambahan satu poin, kini mengoleksi 50 poin dan terus menempel ketat Persija Jakarta yang berada di posisi kedua. Poin yang diraih dari laga tandang ini menunjukkan ketahanan mental dan determinasi tim “Pesut Etam” dalam menghadapi tim-tim kuat di liga. Persaingan untuk memperebutkan gelar juara musim ini diprediksi akan semakin ketat hingga akhir kompetisi.





