Peluncuran Logo HUT ke-242 Pekanbaru dan Uji Coba Bus Listrik
Pekanbaru, sebuah kota yang terus berkembang, baru saja merayakan peluncuran logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242. Acara tersebut dilaksanakan di Atrium Mal SKA Pekanbaru pada hari Kamis (4/6), dengan dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM. Selain itu, acara ini juga menjadi momen pelepasan pengoperasian uji coba dua unit bus listrik yang akan beroperasi di kota ini.
Logo HUT ke-242 Pekanbaru resmi diperkenalkan dalam acara tersebut, dan menjadi simbol awal dari rangkaian perayaan yang akan berlangsung selama satu bulan penuh. Tema yang diangkat dalam peringatan kali ini adalah “Berkolaborasi Menjadi Aksi” dengan tagline “Pekanbaru Kolaboraksi”. Tema ini mencerminkan semangat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kota.
Agung Nugroho menjelaskan bahwa istilah “Kolaboraksi” dipilih untuk menegaskan pentingnya kolaborasi yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Ia menekankan bahwa kolaborasi tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, Polri, badan usaha, dan pihak lainnya.
Logo HUT ke-242 didominasi warna biru dan hijau, yang memiliki makna filosofis menggambarkan semangat kemajuan dan identitas budaya daerah. Dalam desain tersebut, angka dua yang berada di tengah divisualisasikan menyerupai sosok manusia yang sedang berlari, menggambarkan semangat bergerak, bekerja, dan terus beraktivitas. Sementara itu, angka empat memiliki ornamen tanjak sebagai representasi budaya Melayu yang menjadi identitas Kota Pekanbaru.
Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT
Dalam rangka HUT ke-242, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan 48 kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang bulan perayaan. Berbagai program tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dirancang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Salah satu program unggulan adalah penggantian instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu. Program ini dihadirkan sebagai upaya mengurangi risiko kebakaran rumah yang selama ini banyak dipicu oleh instalasi listrik yang sudah tua dan tidak layak pakai.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga memberikan penghapusan denda seluruh pajak daerah hingga 31 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih memiliki tunggakan pajak.
Program sosial lainnya yang turut mewarnai peringatan HUT adalah pelaksanaan sunat massal gratis bagi 2.000 anak sekolah yang dijadwalkan berlangsung dalam satu hari.
Tidak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga akan menggelar festival kuliner khas daerah melalui pembuatan kue talam durian sepanjang 1 kilometer. Kue tersebut rencananya dibentangkan dari kawasan Tugu Selais hingga Tugu RRI dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Festival Kuliner dan Pekanbaru Mengaji
Festival tersebut ditargetkan masuk dalam catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), karena dinilai belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Sejumlah pelaku usaha kuliner khas Pekanbaru disebut telah menyatakan kesiapannya untuk terlibat.
Selain festival kuliner, Pemko Pekanbaru juga akan menggelar kegiatan Pekanbaru Mengaji yang melibatkan sekitar 8.000 hingga 9.000 aparatur sipil negara (ASN) muslim. Para peserta akan membaca Surah Al-Mulk secara serentak dan kegiatan tersebut juga direncanakan untuk diajukan ke MURI.
Uji Coba Dua Bus Listrik
Pada kesempatan yang sama, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut melepas dua unit bus listrik yang akan menjalani masa uji coba operasional di Kota Pekanbaru.
Setelah seremoni pelepasan, Agung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung mencoba armada tersebut dengan menempuh perjalanan sekitar 6 kilometer dari Mal SKA menuju Mal Pekanbaru.
Menurut Agung, kehadiran bus listrik merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendukung program Green City melalui penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan.
Bus listrik yang diuji coba juga dilengkapi berbagai teknologi keamanan modern. Setiap armada memiliki total 18 kamera CCTV, terdiri atas satu kamera 360 derajat dan 17 kamera lainnya yang terpasang di dalam maupun luar kendaraan.
Usai mencoba langsung bus listrik tersebut, Agung mengaku puas terhadap kenyamanan dan keamanan yang ditawarkan armada tersebut.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar juga menilai bus listrik tersebut memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi pengguna. Ia juga menyoroti efisiensi armada tersebut, dengan pengisian daya hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dan mampu beroperasi dari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.





