Kereta Pandalungan Terlambat 1 Jam Akibat Banjir, Penumpang: Sudah Beli Tiket



PASURUAN,

Setelah mengalami gangguan operasional akibat banjir di wilayah Daop 4 Semarang, PT KAI Daop 9 Jember menyampaikan bahwa KA Blambangan Ekspres dan KA Pandalungan kembali beroperasi. Namun, jadwal kedatangan kedua kereta tersebut masih belum sepenuhnya optimal karena tingginya genangan air di jalur kereta api wilayah Semarang.

Di Stasiun Pasuruan, kedatangan KA Blambangan Ekspres dan KA Pandalungan mengalami keterlambatan hingga satu jam. Meski begitu, banyak penumpang tetap menunggu karena sudah membeli tiket sebelumnya. Salah satu penumpang, Irianto, mengaku kecewa setelah mendapat informasi bahwa jadwal keberangkatan KA Pandalungan tertunda selama satu jam.

“Iya kecewa, tapi setelah ada penjelasan dari pihak stasiun ya gimana lagi. Harus nunggu. Sudah kadung beli tiket,” ujarnya pada Selasa (20/1/2026).

Irianto menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan KA Pandalungan tujuan Stasiun Jember seharusnya berangkat pukul 06:53 WIB, namun berubah menjadi pukul 07:55 WIB. Sedangkan lama perjalanan normal KA Pandalungan dari Stasiun Pasuruan ke Stasiun Jember biasanya dua jam.

Sementara itu, petugas Stasiun Pasuruan, Raynaldi, menjelaskan bahwa tertundanya jadwal keberangkatan kereta tersebut disebabkan oleh banjir di wilayah Semarang. “Karena dua KA (Pandalungan dan Blambangan Ekspres) tersebut rutenya melintasi jalur selatan dan utara. Beberapa hari lalu terjadi banjir, jadi jadwalnya juga terganggu,” ujar Raynaldi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa pemulihan jalur dilakukan secara bertahap setelah tim prasarana bekerja ekstra keras di lapangan.

KA Blambangan Ekspres dipastikan kembali berjalan sesuai jadwal keberangkatan melalui jalur utara (Pantura) pada Senin, 19 Januari 2026. Sebab, pada Minggu, 18 Januari 2026, perjalanan KA Blambangan Ekspres sempat dibatalkan demi keamanan dan keselamatan akibat tingginya genangan air di jalur kereta api wilayah Semarang.

Sementara itu, KA Pandalungan (Jember-Gambir PP) yang sebelumnya sempat mengalami perubahan pola operasi, kini juga sudah dapat melintasi jalur utara secara normal. “Kami sampaikan bahwa mulai hari ini, KA Blambangan Ekspres dipastikan kembali jalan sesuai jadwal keberangkatan melalui jalur utara (Pantura). Selain itu, perlu kami informasikan bahwa jalur hilir dan hulu di wilayah terdampak banjir kini sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas,” kata Cahyo.

Saat ditanya tentang keterlambatan jadwal keberangkatan kereta api di Stasiun Pasuruan, Cahyo menyebut bahwa upaya normalisasi penuh masih terus berlangsung di titik-titik tersebut agar kecepatan kereta api bisa segera kembali ke batas maksimal. Dia menegaskan, saat ini tim prasarana juga terus berusaha untuk menormalisasi jalur agar semua KA segera bisa berjalan normal kembali sesuai kecepatan yang diizinkan, sehingga ketepatan waktu perjalanan dapat kembali terjaga.

PT KAI lantas menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional kereta api. “KAI memastikan bahwa setiap kebijakan operasional yang diambil, baik itu rekayasa jalur maupun pembatalan perjalanan, dilakukan berdasarkan evaluasi teknis menyeluruh dan kondisi riil di lapangan demi menjamin keselamatan tertinggi bagi penumpang,” pungkas Cahyo.

Pos terkait