Kisah Yonal Bagabau di Balik Dapur MBG Gerbang Sadu Nabire

Kehidupan Yonal Bagabau: Dari Kegelapan ke Harapan

Di sudut dapur SPPG Gerbang Sadu Wadio, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, bunyi sendok dan gemercik air mengalir menjadi saksi bisu perjuangan seorang pria bernama Yonal Bagabau. Tangan yang dulunya akrab dengan botol minuman keras kini sibuk membasuh ompreng makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Empat bulan sudah Yonal merajut kembali martabatnya yang sempat hancur. Bagi sebagian orang, pekerjaan membersihkan wadah sisa makanan mungkin terasa sepele. Namun bagi Yonal, pekerjaan sederhana ini adalah mukjizat terbesar dalam hidupnya yang penuh lika-liku.

Yonal mengatakan, dia mulai bekerja di SPPG Gerbang Sadu Wadio sejak Februari 2025. “Sudah empat bulan saya bekerja di sini. Walau sederhana, namun tugas yang ini jadi berkat bagi saya,” ungkap Yonal dengan mata yang berkaca-kaca.

Sebelum pintu SPPG Gerbang Sadu terbuka untuknya, kehidupan Yonal diselimuti kegelapan. Putus asa karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan membuat dirinya terperosok ke dalam lingkaran hitam. Saban hari dia hanya menghabiskan waktu untuk mabuk-mabukan. Ketika uang habis, dia dan teman-temannya nekat melakukan pemalangan jalan demi mendapatkan sepeser rupiah untuk kembali membeli minuman keras.

“Alasan saya lakukan ini karena stres tidak ada pekerjaan. Mau kerja di mana tidak ada mau terima saya untuk kerja,” ujar Yonal. Pengalamannya seolah dunia menutup mata dan menguncinya dalam stigma. Di tengah rasa putus asa hampir mencapai puncaknya, keajaiban itu datang lewat program MBG.

SPPG Gerbang Sadu mengulurkan tangan, memanggilnya untuk bekerja dan memberinya kesempatan saat semua orang berpaling. Pekerjaan ini bukan sekadar tentang mencari nafkah melainkan sebuah jalan pulang bagi Yonal untuk menjadi manusia yang baru.

Kini, dari keringatnya membersihkan wadah makan, Yonal mampu membawa pulang rezeki halal ke rumahnya. Ada asap dapur bisa mengepul, dan ada harga diri berhasil ditegakkan kembali di dalam rumah. Oleh karena itu, dengan penuh harapan dan nada suara memohon, Yonal berharap program ini tidak boleh pernah berakhir.

“MBG tidak boleh setop. Karena dari sini, saya bisa dapat kerja dan gaji untuk beli makan, maupun keperluan lainnya di dalam rumah,” pungkasnya.

Peran Program MBG dalam Mengubah Hidup

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi titik balik bagi banyak individu yang sebelumnya terjebak dalam situasi sulit. Dalam kasus Yonal, program ini tidak hanya memberikan pekerjaan, tetapi juga memberikan peluang untuk bangkit kembali dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna.

  • Pengembangan Keterampilan: Melalui pekerjaan di SPPG, Yonal memiliki kesempatan untuk mengasah keterampilan dan tanggung jawab.
  • Peningkatan Motivasi: Bekerja di bawah naungan program MBG memberikan motivasi bagi Yonal untuk berubah dan menjadi lebih baik.
  • Dukungan Sosial: Program ini juga memberikan dukungan sosial yang penting bagi individu yang sedang berjuang untuk keluar dari keadaan sulit.

Harapan untuk Masa Depan

Yonal berharap agar program MBG terus berjalan dan tidak pernah berhenti. Ia menyadari bahwa tanpa program ini, ia mungkin akan kembali terjebak dalam siklus kegelapan. Dengan adanya program ini, ia memiliki peluang untuk mencari penghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

  • Keberlanjutan Program: Penting untuk menjaga keberlanjutan program MBG agar bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan.
  • Partisipasi Masyarakat: Masyarakat di sekitar SPPG Gerbang Sadu Wadio juga bisa berkontribusi dengan mendukung dan mengikuti program ini.
  • Edukasi dan Kesadaran: Edukasi tentang manfaat program MBG perlu terus dilakukan agar lebih banyak orang menyadari pentingnya partisipasi dalam program ini.


Pos terkait